Erabaru.net. Rekaman video yang memilukan hati ini menunjukkan di mana sekelompok ternak menolak untuk meninggalkan banteng yang meninggal akibat ditabrak mobil.

Video ini telah menarik perhatian banyak orang di media sosial.

Menurut South China Morning Post (SCMP), kecelakaan itu terjadi pada pukul 7.35 pagi pada 1 November 2015, di sebuah lingkungan pinggiran kota di Ma On Shan, Hong Kong.

Seekor banteng hitam dihantam keras oleh sebuah kendaraan saat melintasi Jalan Sai Sha di dekat Sai Sha Cafe.

Kredit: Facebook | Cat Gor

Tabrakan fatal itu menyebabkan banteng itu tergeletak ke tanah, dan darahnya mengucur.

Setelah banteng hitam tertabrak, kemacetan jalanan pun tak bisa dihindari, apalagi saat sekelompok ternak banteng mengelilingi banteng jantan tersebut.

Hewan-hewan itu mencoba segala usaha untuk membangunkan banteng hitam itu dengan tanduk mereka, namun sia-sia.

Meskipun banteng-banteng tersebut gagal mengangkat tubuh banteng dan memindahkannya ke sisi jalan, mereka tidak beranjak untuk meninggalkan teman mereka.

Sebagai gantinya, mereka menyenggol kembali tubuh sang banteng yang sudah tak bergerak dengan wajah mereka, dalam upaya untuk menghidupkannya kembali.

Kumpulan banteng itu menolak untuk bergerak, dan tetap akan berada di sisi banteng, bahkan ketika beberapa pengendara motor berusaha menyingkirkan mereka, dengan cara memegang tanduk mereka.

Kredit: Facebook Video Screenshot | Cat Gor

“Mereka ingin membantu tapi tidak ada gunanya. Ini sungguh tragis … Mereka tetap di sampingnya, mendorongnya untuk bergerak,” kata seorang saksi mata kepada SCMP .

Petugas penyelamat dari Perkumpulan untuk Perlindungan Terhadap Kekejaman Hewan (SPCA) segera tiba untuk membantu banteng yang terluka tersebut.

Sayangnya, ia tidak dapat bertahan, dan meninggal langsung di tempat kejadian.

Carol Biddell, salah satu pendiri Pengamat Banteng Saikung, yang bergegas ke tempat kejadian, meyakini bahwa banteng tersebut menderita patah kaki dan mungkin meninggal setelah menderita luka dalam yang menyakitkan.

“Mereka pasti merasa sangat terganggu saat rekannya seperti itu. Dan banyak kawanannya tetap bersatu mengelilinginya.”

“Jadi mereka merasakan ada yang tidak beres dengan banteng itu. Ini adalah sebuah naluri alamiah, “kata Carol, dalam sebuah wawancara dengan BBC News.

Kredit: Facebook Video Screenshot | Bastille Post

Kemudian, kawanan banteng ini dibubarkan oleh polisi dengan bantuan petugas Departemen Kebersihan Pangan dan Lingkungan.

Seorang asisten laboratorium, bernama Cat Mok, 30, mengabadikan pemandangan yang menyentuh hati ini saat dia sedang melintas jalan itu dengan kendaraan umum.

“Saya melihat dengan mata saya sendiri betapa cerdasnya para banteng itu. Mereka, seperti kita, memiliki struktur sosial mereka sendiri, keluarga mereka sendiri, perasaan mereka sendiri,” kata Cat Mok kepada BBC News.

Tonton video yang memilukan hati di sini .

我好想撞到牛的人看看呢段片。牛群冇放棄被撞的牛,一直想叫牠起來。更新: 當日下午看新聞知道該名肇事司機在現場協助調查,四驅車撞到凹陷。希望她在現場能親眼看到牛群傷感的整個情況。同時亦希望其他駕駛者看看,牛是失去了位親人。爲自己、爲乘客、爲路上的一切,小心駕駛。

Posted by Cat Gor on Saturday, October 31, 2015

(intan/asr)

Sumber : NTD.TV

Share

Video Popular