Erabaru.net. Ini adalah cerita yang menghancurkan hati di balik foto viral yang menunjukkan bayi kembar yang sedang memeluk saudara kandungnya yang sedang sakit dalam inkubator, sehari sebelum ia menjalani operasi.

Saudara kembar, Hawk dan Mason Buchmeyer, lahir prematur pada 18 Agustus 2016 di Rumah Sakit Universitas Florida, di Gainesville.

Facebook | Brandy N Guettler

Tepat setelah kelahiran, Hawk didiagnosis menderita hernia diafragma bawaan (CDH).

Itu adalah kondisi langka dimana diafragma tidak berkembang sepenuhnya, yang mempengaruhi pertumbuhan paru-parunya. Hawk dijadwalkan menjalani operasi pada 30 Agustus 2016.

 

Facebook | Mason & Hawk

Tapi sehari sebelum operasi Hawk, orangtua mereka, Tommy dan Brandy dan perawat memperhatikan bahwa tingkah Mason tampak sedikit “aneh.”

Jadi salah satu perawat memutuskan untuk meletakkan Mason di sebelah Hawk.

Begitu saudara laki-laki kembar saling berdekatan, Mason memeluk Hawk seolah memberinya ucapan selamat tinggal untuk terakhir kalinya.

Facebook | Mason & Hawk

“Jadi kita membaringkannya di sana dan tiba-tiba Hawk mengulurkan tangan dan memeluknya, lalu mulai tersenyum. Mereka berdua tahu mereka dilahirkan untuk satu sama lain, “ kata Brandy kepada CBS12.

Pada 2 September, Tommy dan Brandy memposting momen menyentuh ini di halaman Facebook “Mason & Hawk” yang telah mereka buat untuk membuat keluarga dan teman-teman mengetahui progress pertumbuhan si kembar.

Postingan tersebut bertuliskan, “Gambar ini diambil 11 hari setelah mereka lahir, itu adalah pertama kalinya mereka saling menyentuh sama lain dan tersenyum lebar. Kami pikir sudah saatnya semua orang melihat anak kami dalam foto ini. “

Facebook | Mason & Hawk

Semua orang begitu tersentuh oleh isyarat kasih Mason kepada Hawk, tapi tak ada yang tahu bahwa itu menjadi saat pertama dan terakhir Mason bisa memeluk kembarannya, Hawk.

Sayangnya, pada 7 September, enam hari setelah operasi, malaikat pemberani mereka meninggal dunia.

Facebook | Mason & Hawk

“Hati kami sedih pagi ini saat anak kecil nan manis kami dipanggil untuk menghadap Sang Kuasa. Dia pergi dengan sangat damai dan kami tahu dia tidak lagi menderita,” tulis orang tua yang sedih itu.

Satu tahun kemudian, pada 19 Agustus 2017, orang tua tersebut memasang sebuah foto baru saat mengunjungi makam Hawk kecil mereka pada hari kelahirannya, bersama saudara laki-lakinya, Mason.

“Untuk beberapa alasan yang tidak diketahui, Tuhan menginginkan Hawk bersama-Nya lebih dahulu. Saya selalu diberi tahu bahwa Anda tidak pernah mempertanyakan penalaran Tuhan yang menyedihkan bagi kami … Beberapa keluarga berjalan ke rumah sakit dengan anak kembar dan berjalan keluar dengan siapa pun. Saya bersyukur atas restu kecil kami dan kegembiraan dan kekuatan yang dia bawa kepada semua orang,” tulis orangtua si kembar. (intan/rp)

Sumber: www.ntd.tv

Share

Video Popular