- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Gadis ‘Laba-Laba’ Berusia 13 Tahun Mampu Menunjukkan Atraksi Terbaik Saat Memanjat Tebing, Bakatnya Mengejutkan!

Erabaru.net. Panjat tebing adalah olahraga fisik yang menuntut kekuatan fisik dan mental, kelincahan, dan keseimbangan seseorang.

Kebanyakan olahraga ini digemari oleh pria, namun gadis berusia 13 tahun ini membuktikan bahwa daya tahan dan ketekunan dalam mempelajari olahraga ini tidak mengenal jenis kelamin.

Ashima Shiraishi gadis keturunan Jepang yang tinggal di New York, Amerika Serikat ini mulai mendaki saat ia baru berusia 7 tahun.

Di usia muda, dia memanjat tebing batu besar di Central Park.

[1]

Saat ini, dia ingin dunia mengenalnya sebagai salah satu pemanjat tebing wanita termuda dan terhebat.

“Saya tidak tahu apakah pendakian ini terjadi secara alami untuk saya,” kata Ashima saat ia mencoba mengingat saat ia mulai tertarik melakukan pendakian.

[2]“Saya memanjat dengan sepatu kets yang tak begitu bagus. Saya terus terjatuh dan terjatuh, tapi aku sangat senang dan tak putus asa untuk terus mendaki. Akhirnya, saya berhasil sampai di puncak, “katanya.

Pada bulan Februari 2016, Ashima memenangkan Kejuaraan Panjat Tebing Pemuda di Amerika Serikat.

[3]Pada bulan Maret, dia menaklukkan sebuah tebing batu besar dengan nilai kesulitan V15. Prestasi luar biasa ini membuatnya menjadi pemanjat wanita pertama yang mencapai level bouldering.

Ashima menaiki tebing batu dengan kesulitan V15 yang kedua di bulan Agustus. Kali ini, dia sampai di puncak tebing Sleepy Rave, yang berada di dekat Melbourne, Australia.

[4]Tidak ada yang bisa menghentikan langkahnya. Dia juga tak luput mendapatkan luka dan memar saat menjalani olahraga seperti ini, dalam panjatannya.

[5]“Impian saya adalah terus mendorong diri saya sendiri, dan mungkin, saya akan mendorong olahraga itu sendiri,” kata Shiraishi dalam sebuah wawancara.

“Saya merasa bangga jika orang mengharapkan saya melakukan ini, dan saya bisa melakukannya.”

[6]Ashima memukau semua orang saat dia memecahkan rekor pendakian baru. Dia mengalahkan seorang wanita dari Santa Linya, Spanyol, dengan mendaki tebing dengan tingkat kesulitan 5.15a. Tingkat ini diyakini hanya bisa diselesaikan oleh pendaki pria terbaik di dunia.

[7]Panjat tebing adalah permainan gerakan yang kuat, dinamis, dan anaerobik.

Ashima membuktikan bahwa wanita, seperti dia, bisa memanjat tebing yang sama sulitnya seperti pria.

Bukankah dia sangat mengagumkan?

(intan/asr)

Sumber : NTD.TV