Erabaru.net. Lukisan koleksi Istana Kepresidenan RI sudah bisa dinikmati oleh publik luas di ajang Senandung Ibu Pertiwi.

Koleksi masterpiece dari seniman-seniman legendaris tanah air itu dipamerkan dalam Pameran Lukisan di Galeri Nasional 2-30 Agustus 2017.

Selain Raden Saleh, ada nama-nama besar lainnya seperti Basoeki Abdullah, Barli Sasmitawinata, Itji Tarmizi dan lain-lain.

Ajang yang digelar untuk kedua kalinya ini menampilkan 48 lukisan dari 41 pelukis yang menjadi koleksi Istana Kepresidenan RI.

Salah satunya adalah lukisan masterpiece Karya Raden Saleh yang dibuat pada 1863!

Lukisan ‘Harimau Minum” (foto Erabaru.net/rp)

Lukisan berjudul “Harimau Minum” itu adalah salah satu dari enam lukisan Raden Saleh yang dimiliki Istana Negara.

Konon pada tahun 2011, lukisan ini ditaksir senilai Rp 2,9 Miliar!

Lukisan berukuran 160×116 cm itu mengandung filosofi hidup tentang kesadaran sebagai makhluk kecil di tengah kekuasaan alam semesta.

Likisan ini dipajang di sebelah depan. Setelah pintu masuk area yang menjadi lokasi pameran.

Di dalam ruang pameran bisa disaksikan aneka lukisan dengan tema berbeda.

Ada 4 tema kecil yakni Keragaman Alam (12 lukisan), Dinamika Keseharian (11 lukisan), Tradisi dan Identitas (15 lukisan) dan Mitologi dan Religi.

Suasana pameran. (foto Erabaru.net/rp)

Selain itu juga dipajang kisah Presiden ke 1 RI, Soekarno tentang kecintaannya pada lukisan.

Buku-buku berkaitan dengan Presiden Soekarno, ada di sini.

Dokumentasi.

Berita yang dimuat di surat kabar jaman dulu.

Suasana pameran. (foto Erabaru.net/rp)

Ada juga momen-momen berkaitan budaya yang digelar di setiap era kepresidenan, dari Soekarno sampai Joko Widodo.

Jadi ingin lihat lukisan bernuansa keragaman dan budaya tanah air ini?

Datang saja ke Galeri Nasional yang dibuka setiap hari pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Suasana pameran. (foto Erabaru.net/rp)

Khusus Sabtu dan Minggu ada tur yang dipandu oleh pemandu.

Ajang Senandung Ibu Pertiwi ini dibuka selama Agustus 2017. Semua gratis untuk pengunjung.

Suasana pameran. (foto Erabaru.net/rp)

Pengunjung hanya boleh mendokumentasikan dengan kamera smartphone. Kapan lagi bisa menikmati lukisan koleksi istana kepresidenan! (rp)

Share

Video Popular