Ketika Tian Kong membawa pulang jenazah ayahnya, kebetulan turun hujan lebat dan melalui jalan pegunungan yang terjal.

Tian Kong meminta kusir mempercepat laju kudanya, agar bisa secepatnya memakamkan ayahnya.

Kusirnya tahu betul tuan mudanya sangat cemas, lalu memilih jalan setapak yang sudah jarang dilalui orang.

Entah sudah berapa jauh perjalanan mereka, Tian Kong secara tidak sengaja melihat sebuah kuil reyot, kuil itu persis seperti yang dilihatnya dalam mimpi.

Begitu teringat dengan mimpinya, Tian Kong pun bergegas turun dari kereta kudanya, ingin melihat-lihat kuil itu.

Kuil reyot itu terletak jauh di daerah terpencil, sangat jarang ada yang datang, di sekelilingnya ditumbuhi dengan rumput-rumput liar.

Saat masuk ke dalam kuil reyot, ternyata memang ada sebuah peti mati, untuk sesaat Tian Kong tertegun, dan samar-samar ia merasa pernah ke tempat itu.

Perlahan-lahan Tian Kong membuka tutup peti mati, dan ia tertegun melihat banyak perhiasan emas dan perak di dalamnya, karena semua itu adalah perhiasan yang dibeli ayahnya.

Semuanya terlalu tiba-tiba, Tian Kong pun segera menyuruh kusirnya melapor ke pejabat berwenang..

Share

Video Popular