Erabaru.net. Pada Agustus 2014, seorang ibu bernama Stephanie Cooper dari Greer, South Carolina, AS benar-benar merasa ketakutan.

Anak laki-lakinya yang bernama Eli sedang bermain-main dengan kantong plastik. Stephanie memperhatikan bahwa Eli, yang baru berumur sebelas bulan saat itu sedang menelan sepotong plastik ke dalam mulutnya.

Eli mulai mengalami kesulitan bernafas dan Stephanie mencoba mengambil potongan plastik dari rongga mulutnya, untuk melancarkan aliran nafasnya. Dengan panik dia bisa melihat adanya kantong plastik di pangkal mulutnya, tapi ia tidak mengeluarkannya.

Sumber: TheEllenShow

“Saya menepuk punggungnya, dan saya menyadari bahwa dia masih kesulitan bernafas, karena plastiknya masih nyangkut di tenggorokannya,” kata Stephanie  kepada Greertoday

Beberapa detik kemudian, dia mengira suaminya pulang saat dia mendengar sebuah mobil terparkir di depan rumahnya.

Dilanda kepanikan, dia membuka pintu rumahnya, namun sayangnya ia tidak melihat suaminya.  Tapi malah si tukang pos yang datang membawa surat.

“Saya tidak menyadari pada saat itu adalah situasi diantara hidup dan mati. Saya terkejut saat Nyonya Cooper berlari keluar rumah dengan memeluk anaknya,” kata tukang pos bernama Chris Brown.

“Saya tahu anak itu kesulitan bernafas dan saya harus membuat nafas buatan untuknya.”

Sumber: Roberto Torres

Chris tahu bahwa kerusakan otak permanen bisa terjadi jika dia tidak mengeluarkan plastiknya.  Jadi dia tidak ragu sebentar dan melakukan semua yang dia bisa untuk menyelamatkannya.

“Sebuah ketenangan menghampiri saya dan saya hanya ingin agar anak ini bernafas lagi. Tubuh anak itu sangat kecil, saya khawatir jika meremasnya terlalu keras dapat menyakitinya, “kata Chris.

Sebagai tukang pos, Chris telah menerima pelatihan untuk pertolongan darurat tentang bagaimana menggunakan manuver Heimlich bertahun-tahun yang lalu.

“Ketika saya mendengar bayi itu menangis, saya tahu dia akan baik-baik saja,” kata Chris. Plastik yang tertelan bayi itu akhirnya bisa dikeluarkan.

“Kehidupan anak saya ada di tangannya,” kenang Stephanie. “Itu sangat menyeramkan. Saya senang Chris ada di sini, “kata Cooper.

“Saya pikir itu adalah waktu tersulit bagi saya, ketika Eli berada di pelukan saya, saya hanya menangis, dan menangis dan menangis. Namun, saat itu Eli justru tertawa sambil menatap saya. ”

Chris menyebutnya sebagai pertolongan Tuhan, karena dia kebetulan lewat pada waktu yang tepat karena tugasnya untuk mengantarkan surat ke kediaman Cooper.

Sumber: TheEllenShow

Ellen DeGeneres yang mendengar tentang penyelamatan yang luar biasa ini dan memutuskan untuk mengundang Stephanie, Eli dan tukang pos Chris ke EllenShow untuk menceritakan kisah mereka.

Pada akhir episode, Ellen juga memberi Stephanie sebuah kotak surat baru dengan “tukang pos kami adalah pahlawan” yang tercetak di atasnya.

Penyiar talk show populer juga ingin memberi Chris sejumlah hadiah atas aksi heroiknya itu, tapi ia tak bisa menerima hadiah tersebut karena dia adalah pegawai pemerintah.

Sumber: TheEllenShow

Namun, Ellen memiliki pemikiran berbeda. Walaupun hadiahnya ditolak Chris, ia masih mengejutkannya dengan memberikan tiket untuk salah satu pertunjukan Ellen saat acara Natal, yaitu “12 Days of Giveaways”.

Jika ada satu orang yang pantas mendapatkan hadiah Natal yang fantastis, pasti orang tersebut adalah tukang pos yang berhati mulia, pemikir cepat dan pemberani ini!

Menolong orang tersedak untuk dewasa, anak-anak dan bayi

Apa Itu Manuver Heimlich?

Manuver Heimlich atau abdominal thrusts adalah desakan atau dorongan ke perut. Melansir dari id.wikihow.com, metode ini adalah teknik respons darurat yang bisa menyelamatkan jiwa dalam beberapa detik.

Manuver ini merupakan tindakan yang akan meloloskan makanan atau objek lain dari saluran pernapasan seseorang ketika tersedak, dengan memberikan tekanan ke perut dan dada, membuat objek terlempar ke luar.

Namun apabila menangani wanita hamil atau orang yang sangat gemuk, modifikasi teknik manuver Heimlich.

Metodenya adalah pertama, tempatkan tangan Anda lebih tinggi dari yang dituliskan di atas. Posisi yang tepat adalah dengan tangan pada tulang dada tepat di atas tulang rusuk bertemu.

Kedua, Tekan keras ke dalam dada dengan dorongan cepat seperti tertulis di atas. Namun Anda tidak akan bisa melakukan dorongan ke atas yang sama.

Menjadi catatan, jangan mencoba menepuk korban tersedak dari belakang apabila dia sedang batuk. Ini karena korban yang batuk menunjukkan penutupan sebagian.

Jika menepuk punggungnya bisa menyebabkan penutupan saluran udara total dengan mendorong objek jauh ke dalam. Biarkan korban membatukkan objek atau menunjukkan tanda-tanda tersedak sebelum Anda melakukan tindakan.

(intan/asr)

Sumber: TheEllenShow /Greertoday

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds