Erabaru.net. India adalah salah satu negara yang sedang mengalami perkembangan pesat di dunia! Ditambah, jumlah penduduknya yang cukup besar, menduduki posisi kedua di dunia setelah Tiongkok.

Tentu perkembangan ini menimbulkan masalah baru yang cukup serius juga disini. Salah satunya adalah masalah sampah, karena India menjadi salah satu negara penghasil sampah terbesar di dunia.

Ironisnya, masalah ini tak mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Inilah yang mendorong pria asal Mumbai ini memutuskan untuk memulai proses pembersihan sampah secara mandiri.

Dan ajaibnya, hanya dalam waktu 90 hari, dia bisa membersihkan 15.000 kg sampah!

Kredit: Hindustan Times

Seorang perancang situs web di Timur Tengah berusia 51 tahun, Rehan Merchant, memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Mumbai pada tahun 2009.

Ia cukup terkejut saat melihat seluruh daerah dimana dia dibesarkan, tenggelam dalam sampah. Karena tidak dapat mentolerirnya, Merchant menghubungi politisi dan pemerintah lokal untuk menangani masalah ini, namun permintaannya tak kunjung ditanggapi dengan baik.

Kredit: Pixabay (gambar representasi)

Dengan metode yang ia rancang sendiri, ia membuat sebuah proyek yang ia namakan dengan ‘Prakritik Samadhan’ (Solusi Lingkungan), di mana proyek tersebut dilakukan Merchant untuk mengeluarkan plastik dan sampah.

Dia memasang papan nama tentang proyeknya ini, dan meminta penduduk setempat untuk menyumbangkan 600 rupee per hari untuk membayar seorang pekerja tambahan untuk mengatasi masalah sampah berlebih ini.

Dalam 90 hari, Merchant membersihkan kolam limbah seluas 100 kaki. Hutan bakau yang ada di sana juga dia bersihkan, karena memiliki banyak sampah plastik yang menempel di dahan-dahan pohon.

Melalui proyeknya ini, ia tidak hanya membersihkan daerah tersebut dari sampah, namun juga memberikan solusi inovatif untuk mengatasi masalah banjir.

Kredit: Pixabay (gambar representasi)

Usahanya tersebut menginspirasi perusahaan lokal bernama Briyanmumbai Municipal Corporation (BMC) untuk mengirimkan 10 pekerjanya untuk membantu Merchant.

“Upaya Merchant sedikit tidak biasa, namun tetap saja patut dicontoh. Pekerja kami akan memastikan bahwa kawasan itu bisa bebas dari sampah,” kata Mangesh Mayakar, pegawai BMC kepada Hindustan Times .

Rehan Merchant mungkin telah menemukan solusi untuk mengatasi masalah sampah di daerah kampung halamannya. Namun yang menjadi masalah di sini adalah bagaimana masalah ini bisa muncul.

Sangat mudah untuk menyalahkan pihak berwenang karena tidak melakukan tugasnya, tapi apakah warga negara di sana juga masih terbiasa membuang sampah sembarangan, tanpa mendaur ulangnya?

Jika demikian, maka perlu adanya kerjasama antara pemerintah dengan warga, untuk mengatasi masalah sampah di India.

(intan/asr)

Sumber : ntd.tv

Share

Video Popular