Erabaru.net. Bagaimana baiknya ya…di hari-hari yang panas membakar seperti ini kalau tidak ada AC. Namun, kalau sepanjang hari menyalakan AC juga bukan solusi yang cerdas.

Selain melonjaknya konsumsi listrik juga riskan dengan berbagai masalah penyakit AC, dan memperburuk efek rumah kaca.

Apalagi di wilayah Afrika dan daerah lainnya. Ada banyak masyarakat setempat bahkan tidak mampu memasang/menggunakan listrik, apa lagi AC.

Untuk mengatasi masalah ini. Dua profesor dari University of Colorado, Amerika Serikat seperti dilaporkan colorado.edu, menemukan semacam bahan penurun suhu yang futuristik Lapisan (Film) ajaib. Hasil studi ini sudah dipublikasikan di Jurnal Science.

www.colorado.edu

Dan karaktersitik terbesarnya adalah Tidak perlu refrigeransi, tidak perlu listrik tapi bisa mendinginkan objek!

Film ini terbuat dari plastik bernama TPX.

www.colorado.edu

Sekilas terlihat seperti plastic wrap, tapi di bawah mikroskop Anda akan menemukan ada banyak manik-manik kaca di dalamnya dengan diameter hanya 8 mikron.

Sementara di lapisan luar terbungkus plastik transparan.

Gabungan plastik biasa dengan manik-manik kaca biasa ini bisa memantulkan sinar matahari kembali untuk mencegah panasnya infiltrasi.

Prinsip pendinginannya adalah “pendinginan radiasi”.

Bisa memancarkan panas yang diterima dalam bentuk gelombang elektromagnetik 8 sampai 14 mikron.

Atmosfer bumi itu hampir transparan dan tidak akan merefleksi, menyerap dan menyebar.

Artinya, energi panas yang dipancarkan film ini, hampir tidak akan diserap kembali oleh oleh bumi.

Karena itu, tak hanya bisa menurunkan suhu, tapi juga memecahkan gejala pemanasan global.

Selain itu, efek pendinginan film ini juga sangat kuat.

Cukup mengalasi lapisan tipis 20 ㎡ di atas atap, sudah bisa menjaga suhu ruangan pada suhu 20 ° C saat suhu luar mencapai 37 ° C.

www.colorado.edu

Tidak hanya efeknya yang signifikan, biayanya juga sangat rendah.

Hanya sekitar 50 sen per meter persegi, setara dengan sekitar enam ribuan perak !

Tapi yang paling penting adalah produk itu bukanlah produk konseptual!

www.colorado.edu

Penemunya mengatakan bahwa proses produksi material ini tidak rumit, tidak ada kendala besar dalam produksi berskala besar, diperkirakan dalam waktu 1 – 2 tahun sudah bisa dipasarkan.

Di masa depan-cukup alaskan di atas atap, dan AC pun akan dimuseumkan! atau tempelkan di gadget anda, maka anda pun tidak perlu was-was lagi smartphone menjadi panas !

(jhonny/asr)

Sumber : colorado.edu

Share

Video Popular