Erabaru.net. Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana Piramid Agung Giza dibangun?

Bagaimana kira-kira 2,3 juta balok batu dipotong dengan presisi seperti laser?

Lalu bagaimana blok besar ini dipindahkan dan ditempatkan pada posisi sempurna?

Inilah salah satu misteri besar sepanjang masa!

©Getty Images | Eihab Tahir / EyeEm

Awalnya, Piramid Agung Giza adalah sebuah bangunan blok yang diwarnai dengan batu kapur putih, yang dipoles dan dipasang dengan sempurna.

Selama ribuan tahun, blok ini terus berkilau di bawah terik matahari.

Sampai hari ini, sebagian besar struktur bangunan misterius nan mengagumkan ini tetap utuh, terlepas dari faktor-faktor seperti erosi dan kondisi pasir yang keras.

©Wikipedia

Insinyur Christopher Dunn, dan penulis buku “The Giza Power Plant: Technologies of Ancient Egypt,” menulis, “Sulit dikatakan bahwa jika kita membangun Piramid Besar di masa kini, kita memerlukan banyak kesabaran.”

Dalam buku lainnya 5/5/2000 Ice: The Ultimate Disaster , Richard Noone bertanya kepada Merle Booker, lulusan sarjana teknik Institut Indiana Limestone, untuk mempersiapkan sebuah studi mengenai apa yang diperlukan untuk mengumpulkan, membuat, dan mengirim bahan-bahan bangunan yang digunakan untuk membuat bangunan piramida ini.

Dengan menggunakan peralatan penggalian paling modern yang tersedia untuk memotong, mengangkat, dan mengangkut batu, Booker memperkirakan bahwa industri batu kapur Indiana saat ini membutuhkan waktu tiga kali lipat.

Itu sama dengan  sekitar 27 tahun untuk mendapatkan hasil yang sama seperti batu kapur yang digunakan masyarakat Mesir dalam membuat Piramida Giza sebesar 3.722.757 meter kubik.

Perkiraan ini didasarkan pada asumsi bahwa produksi batu kapur Indiana akan berjalan tanpa masalah.

Lalu akan dihadapkan pada tugas memasang blok batu kapur tersebut di Mesir.

Share
Kategori: PRASEJARAH SAINS VIDEO

Video Popular