©Wordpress | nickspicsblog

Segera, Sue memberi tahu timnya tersebut, dan mereka pun langsung bahu-membahu menggali sisa-sisa kerangka dan tulang Tyrannosaurus Rex selama 17 hari.

Sisa-sisa tulang dinosaurus ini dikubur di bawah tanah sedalam 9 meter selama 67 juta tahun.

©Wordpress | nickspicsblog

Lebih dari 90 persen kerangka dinosaurus yang ditemukan oleh Sue, menjadikannya sebagai penemuan fosil tulang T-Rex terbesar di dunia, terlengkap, dan terbaik yang pernah ada.

“Kini kita memiliki sekitar 300 tulang… Beberapa tulang belakang dan 8 inci terakhir tulang ekornya memang hilang. Tetapi hal itu tidak menjadi masalah,” kata Sue.

“Aku suka giginya. Dia benar-benar memiliki gigi besar.”

Menurut Larson, Tyrannosaurus “Sue” kemungkinan meninggal setelah diserang oleh T-Rex lain, berdasarkan catatan tulang rusuknya yang patah dan lengan yang terluka.

Diperkirakan bahwa Tyrannosaurus berusia 100 tahun saat meninggal.

©Wordpress | nickspicsblog

Seperti yang dinyatakan dalam History, melalui analisis tulang Tyrannosaurus Sue, para ilmuwan telah menentukan bahwa tyrannosaurus memiliki tulang rusuk, dan bagian otak indra pencium lebih besar dari pada otak besar.

©Wordpress | nickspicsblog

Otak penciumannya yang besar membuktikan bahwa dinosaurus karnivora memiliki kemampuan membau yang luar biasa.

Share
Kategori: PRASEJARAH SAINS

Video Popular