Erabaru.net. Pada tahun 1884, Luther Emmett Holt menulis tentang pentingnya bayi mendapat “ventilasi” yang cukup, dalam bukunya yang berjudul, “Baby Care and Feeding”.

Pernyataan ini memunculkan apa yang mungkin merupakan salah satu penemuan paling aneh di abad ke-20: kerangkeng bayi. Holt menekankan tentang pentingnya membiarkan anak menerima udara segar secara teratur.

peru21.pe

“Air tawar diperlukan untuk memperbaharui dan memurnikan darah, dan udara segar juga sama pentingnya bagi kesehatan dan pertumbuhan tubuh, sama seperti makanan bergizi dalam jumlah yang cukup,” tulis Holt

“Nafsu makan membaik, pencernaannya lebih baik, pipinya menjadi merah dan tanda-tanda vital membaik.”

peru21.pe

Diciptakan di Amerika Serikat pada tahun 1922, kerangkeng bayi benar-benar menjadi tren di London pada tahun 1930an, dan taman-taman disana tidak lagi menjadi pilihan sebagai tempat untuk mendapatkan udara segar bagi seorang bayi.

Desainnya juga menampilkan atap yang miring dan tertutup yang didesain untuk melindungi bayi yang dikurung, dari hal-hal seperti hujan dan salju.

peru21.pe

Kerangkeng bayi sangat populer bagi para orang tua yang tinggal di bangunan tinggi tanpa akses mudah ke taman, mereka menaruh kerangkeng bayi di apartemen mereka. Bahkan Eleanor Roosevelt membelikan satu untuk putrinya, Anna.

Bagian dalam kerangkeng bayi biasanya cukup luas untuk menaruh beberapa mainan di sana, supaya anak-anak itu tetap sibuk sementara mereka ditempatkan di lokasi yang tingginya belasan bahkan puluhan meter dari tanah!

peru21.pe

Kerangkeng bayi diperkirakan mulai kehilangan popularitasnya pada akhir abad dua puluh, saat dilaporkan bahwa beberapa bayi yang ditaruh di dalamnya, mengalami luka-luka! (Anggi/ Jul)

Sumber: peru21.pe

Share
Kategori: BAYI PARENTING

Video Popular

Ad will display in 09 seconds