Erabaru.net. Seorang ibu sedang makan di sebuah restoran di kota Houston, Texas. Dia datang bersama anak laki-laki mereka yang berusia 5 tahun yang menderita sindrom down.

Namun tiba-tiba, sekelompok pengunjung menunjukkan sikap yang buruk kepada mereka, dengan menghina anak laki-laki dan keluarganya.

Anak laki-laki Kim Castillo yang bernama Milo, memang sedikit berbeda dari kebanyakan anak laki-laki sebayanya.

Dia memiliki kelebihan kromosom, yang berarti ia menderita sindrom down.

Tidak diketahui mengapa hal ini bisa terjadi, tapi tidak ada yang bisa disalahkan.

Dan kelainan ini pun belum ada obatnya, sehingga dia harus menanggung semuanya seumur hidup.

Ini adalah kondisi genetik, bukan penyakit atau terinfeksi virus, dan kondisi penderita Sindrom Down bisa mengalami kecacatan intelektual.

Internet

Ketika mereka duduk di restoran Laurenzo, para pelayan membuat mereka merasa nyaman berada di sana.

Mereka tetap duduk di sana hingga Michael Garcia, seorang pelayan yang bertugas, sadar bahwa sebuah keluarga yang duduk di dekat Kim dan Milo pindah ke meja lain, dan Kim juga melihatnya.

“Kami duduk di sana dan tiba-tiba saya melihat bahwa keluarga di seberang kami bangkit dan pindah ke meja belakang restoran,” kata Kim.

“Saya berpikir, ‘Saya bertanya-tanya apakah mereka pindah karena kita?'”

Kemudian, Garcia mendengar pria itu berkata dengan suara nyaring, “Anak-anak kebutuhan khusus seharusnya ditempatkan di tempat lain.”

Internet

“Bagaimana Anda bisa mengatakan itu?” kata Garcia menuntut perkataan pelanggannya.

“Bagaimana Anda bisa mengatakan hal buruk kepada seorang malaikat berusia 5 tahun yang tak berdosa ini?”

Lalu Garcia berkata kepada pria itu dengan nada tinggi, “Maaf, saya tidak bisa melayani Anda sekeluarga di sini”.

Keluarga itupun tercengang akan pernyataan Garcia dan memutuskan untuk meninggalkan restoran.

Internet

Kim bangga atas sikap pelayan itu, yang menolak untuk melayani orang yang berkata buruk kepada anaknya padahal ia tidak tahu apa-apa.

“Apa yang terlintas dalam pikiran saya adalah bahwa saya sangat terkesan dan merasa lebih baik saat melihat seseorang bisa membela manusia lain,” katanya.

Pelanggan dan staf lainnya juga memuji tindakannya.

“Perkataannya yang kasar membuat saya kesal, apalagi dia jelas mengejek anak laki-laki yang masih berusia 5 tahun. Dia adalah malaikat dan sangat berharga!” kata Garcia.

Internet

Meskipun Kim khawatir Garcia bisa kehilangan pekerjaannya karena menolak melayani pelanggan itu, namun tampaknya restoran tersebut justru mendukung tindakannya sepenuhnya.

“Tindakannya justru menimbulkan efek yang sangat besar bagi restoran kami,” kata Candace Roberts, petugas lain di restoran.

“Banyak orang yang datang untuk menjabat tangannya dan makan di restoran kami. Mereka juga berkata bahwa mereka mencintainya.”

Internet

Berdiri untuk membantu sesama manusia bisa menjadi suatu tindakan yang membutuhkan keberanian, tapi akan meninggalkan kesan yang baik bagi para korban.

Bullying terhadap anak-anak penyandang cacat, terutama dari orang dewasa, memang tidak bisa ditolerir lagi. Seperti yang dikatakan seorang pelanggan, “Kita semua harus waspada terhadap anak-anak kita”.

Tonton video inspiratif berikut ini.

(intan/rp)

www.ntd.tv

Share

Video Popular