Erabaru.net. Tulang kerangka seorang remaja abad pertengahan ditemukan terjerat di akar pohon beech berusia berabad-abad yang tumbang setelah badai yang hebat melanda.

Seorang arkeolog mengatakan mayat tersebut, yang berusia hampir 1.000 tahun silam ditemukan di tempat yang sekarang bernama County Sligo, Irlandia, mengalami kesulitan hidupnya selama hidup di usia tersebut.

Kerangka pemuda itu benar-benar terbelah dua ketika badai ganas menumbangkan pohon berusia 215 tahun di Collooney, County Sligo, Irlandia, sekitar sebelum Mei 2015.

Tulang-tulang yang terjulur di akar pohon itu pun terbuka dan terangkat ke permukaan tanah, sehinggs bisa dilihat.

©YouTube Screenshot | CNN

Monumen Nasional Layanan Irlandia kemudian meminta Layanan Arkeologi Sligo-Leitrim untuk menggali dan mengambil kembali jenazahnya.

©YouTube Screenshot | CNN

“Bagian atas kerangka diangkat ke udara yang terperangkap di akar,” kata Dr. Marion Dowd dari Dinas Arkeologi Sligo-Leitrim kepada The Irish Times.

“Begitupun dengan tulang kaki dan tubuh bagian bawah yang patah menjadi dua ketika pohon tumbang ke tanah.”

©YouTube Screenshot | CNN

Kerangka ini kemudian diteliti dengan menggunakan radiokarbon, dan menunjukkan bahwa pria ini berusia antara 17 dan 20 tahun saat meninggal, diperkirakan ia hidup diantara abad ke-11 atau ke-12.

Dari bekas luka yang terlihat di rusuk dan tangan kirinya, dia mungkin telah menangkis penyerang.

Laporan Irish Archaeology menyatakan dia telah ditikam oleh sebuah pisau tajam pada salah satu bagian tubuhnya, kemungkinan pedang atau pisau, mungkin selama pertempuran.

Share

Video Popular