“Ini adalah periode awal abad pertengahan dan kami tahu bahwa ada berbagai konflik dan kekerasan dalam periode ini di wilayah ini,” ujar Dr. Dowd kepada BBC News.

©YouTube Screenshot | CNN

Remaja tersebut dikatakan memiliki tinggi lebih dari 1,8 meter, jauh lebih tinggi daripada rata-rata pria abad pertengahan.

Bukti penyakit sendi tulang belakang ringan yang terlihat pada kerangka tersebut menyiratkan bahwa ia kemungkinan bekerja sebagai buruh sejak usia muda.

“Kita bisa berasumsi dia berasal dari latar belakang pertanian dan salah satu penduduk lokal di daerah tersebut,” jelas Dr. Dowd.

©YouTube Screenshot | CNN

Pria itu, yang pastinya merupakan bagian dari beberapa keluarga Gaelik setempat, dan dikuburkan dengan cara Kristen formal.

Dia dikuburkan dalam posisi timur-barat, dengan tangan terlipat di atas panggulnya.

Tidak jelas apakah dia dikebumikan di sebuah pemakaman atau dimakamkan yang tempat pemakaman yang terisolasi, karena “tidak ada pemakaman lain yang diketahui dari daerah tersebut, namun catatan sejarah menunjukkan kemungkinan ia dulu dikuburkan di wilayah gereja di sekitarnya.”

©YouTube Screenshot | CNN

“Setelah dia meninggal, kami tahu bahwa keluarga atau komunitasnya telah menemukan mayat tersebut dan memberinya sebuah bentuk pemakaman Kristen. 800 tahun kemudian seseorang menanam pohon beech secara kebetulan di tempat itu,” jelas Dr. Dowd.

Pelajari lebih lanjut tentang penemuan kerangka manusia yang hidup di abad pertengahan yang menarik ini di video di bawah ini.  (intan/rp)

www.ntd.tv

Share

Video Popular