Erabaru.net. Sebagian besar anak-anak di kota tidak akan merasakan siksaan rindu tidak bertemu dengan orangtuanya, karena mereka selalu diantar-jemput sekolah setiap hari, dan membuat masakan untuk mereka sepulang sekolah.

Beda halnya dengan anak-anak di desa, terutama anak-anak yang ditinggal pergi orangtuanya karena alasan kerja di luar daerah.

Mungkin selama setahun atau bahkan lebih lama, mereka tidak bisa bertemu orang tuanya, sehingga mereka pun sudah belajar untuk mandiri sejak usia dini.

Seorang gadis cilik yang terlihat pada gambar yang diambil di pinggir jalan baru-baru ini, ternyata dia sedang menjajakan sayurannya, dan tak disangka usianya baru 6 tahun.

Internet

Apa yang kita lakukan pada usia 6 tahun? Bermain lumpur atau main game?

Tapi dia sudah mulai mencari nafkah untuk keluarga. Karena liburan akan segera berakhir, gadis cilik ini pun berinisiaif menjual sayuran untuk biaya sekolah dan mengurangi beban keluarga!

Internet

Gadis cilik itu tinggal bersama kakeknya, sementara orang tuanya kerja di luar daerah, dan baru pulang dalam waktu yang cukup lama.

Gadis cilik mengatakan bahwa dia ingin mencari uang karena ingin mengurangi beban hidup keluarga, juga berharap orangtuanya bisa segera pulang.

Internet

Teman sekelasnya bisa berkumpul dan bermain dengan orang tua mereka, hanya dia yang selalu ditinggal pergi orangtuanya karena alasan kerja, dan tidak pulang ke rumah walau hanya sekadar menjenguknya.

Sampai di sini, mata gadis cilik ini pun berkaca-kaca dan menangis seketika.

Internet

Sebenarnya sudah lebih dari dua tahun orang tuanya tidak pernah pulang ke rumah.

Gadis cilik ini selalu meneteskan air mata begitu membicarakan tentang ayah-ibunya.

Perasaannya akan sedikit lebih baik saat berangkat sekolah karena ada teman-temannya, tapi begitu pulang sekolah, dia pun menjadi sedih dalam kesendirian.

Sehubungan dengan ini, bagaimana para orangtua, terutama yang memiliki anak seusia itu melihatnya? (jhn/rp)

Goodtimes.my

Share

Video Popular