Erabaru.net. Ada teknik yang telah digunakan oleh banyak generasi orang tua di seluruh dunia, namun sains yang telah menentukan bahwa itu sangat berbahaya bagi kesehatan bayi.

Teknik ini dikenal sebagai “pembungkus bayi.” (bedong di Indonesia – red) Seharusnya ini akan membantu menenangkan bayi mereka dan banyak Ibu yang melakukannya sebelum menidurkan bayi.

Gagasan utamanya adalah dengan terbungkus dan ketat, bayi akan merasa lebih aman, juga karena bayi itu tidak akan bisa menggerakkan lengan maupun kakinya, maka tanpa diawasipun, bayi itu tidak mungkin bergerak-gerak, sehingga pasti aman.

Tapi penelitian klinis terbaru yang dilakukan oleh International Hip Dysplasia Institute memiliki sesuatu untuk dikatakan dan semua orangtua harus mendengarkannya.

Membungkus bayi bisa menghentikan perkembangan alami sendi dan tendon. Pembungkus kaki bayi memiliki efek yang sangat negatif pada sendi pinggul, yang bisa mengakibatkan displasia pinggul.

littlethings.com

Saat bayi terlalu terbungkus, persendiannya akan berada dalam posisi yang tidak wajar. Seharusnya sendi pada kaki bayi tidak tertekan ketat, itu adalah kondisi yang sesuai agar sendi mereka berkembang dengan baik.

Inilah kondisi sendi pada kaki bayi yang ideal

littlethings.com

Dan inilah yang terjadi dengan persendian saat bayi dibungkus terlalu kencang

littlethings.com

Itulah sebabnya penting bagi orang tua untuk belajar membungkus bayi mereka dengan benar. Ada banyak cara untuk membungkus bayi. Misalnya, dokter menganjurkan membungkus tubuh bagian atas bayi dengan tidak terlalu ketat, dan membiarkan kakinya bebas. (Anggi/ Jul)

Sumber: littlethings.com

Share
Kategori: BAYI PARENTING

Video Popular

Ad will display in 09 seconds