Erabaru.net. Seseorang mungkin akan mengalami stroke tanpa menyadarinya sama sekali, karena itu kita harus selalu waspada pada gejalanya, penanganan yang cepat sangat penting saat stroke terjadi.

Sesuai yang dikatakan oleh para tenaga profesional darurat, “Waktu adalah Otak Utama.”

Otak manusia membutuhkan nutrisi dan oksigen, yang dipasok oleh jaringan pembuluh darah, yang kemudian didistribusikan ke seluruh bagian otak.

Ketika aliran darah terhenti karena pembekuan, sel-sel mulai mati dan saat itulah terjadi stroke iskemik.

Jenis stroke lainnya adalah hemorrhagic atau hemoragi, yang berarti ada arteri yang pecah dan terjadi pendarahan di dalam otak.

Tiga jam pertama setelah stroke terjadi sangat penting dengan memulai perawatan menggunakan tPA (tissue plasminogen activator) atau aktivator jaringan plasminogen, yang diberikan melalui infus di lengan untuk membantu meluruhkan gumpalan atau pembekuan dengan cepat dan mengembalikan aliran darah ke jaringan otak.

Ini adalah pengobatan yang paling efektif untuk stroke iskemik. Sekitar 80% dri semua stroke berjenis iskemik.

Akronim yang mudah diingat, FAST, dapat membantu mengingatkan gejala-gejala stroke yang paling umum, yaitu Facial dropping atau bentuk wajah yang tidak seimbang, Arm weakness atau lengan yang melemah, dan Speech difficulty, atau kesulitan saat berbicara.

Sedangkan ‘T’ adalah singkatan dari Time, yang merupakan kunci utama, maka lakukan panggilan darurat segera setelah terjadi stroke.

Berikut ini adalah gambaran umum dari gejala stroke antara lain:

1. Otot Wajah yang Melemah

©Getty Images | Royalty-free

Otot yang melemah atau mati rasa di wajah adalah salah satu gejala yang paling jelas.
Kelemahan otot atau mati rasa di wajah adalah salah satu gejala yang jelas.

Apakah satu sisi wajah terlihat miring atau suram?

Menguji otot wajah seseorang saat tersenyum bisa mengungkapkan jika wajah seseorang menarik ke satu sisi.

2. Lengan yang Melemah

©Getty Images | Royalty-free

Stroke sering disertai dengan kelemahan mendadak atau mati rasa pada tubuh, dan biasanya terkonsentrasi pada satu sisi.

WebMD menyarankan untuk mengangkat tangan seseorang di atas kepalanya. Bisakah dia melakukannya? Apakah satu lengan jauh lebih rendah dari yang lain?

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular