- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Ibu Ini Mengira Aia Mengandung Anak Kembar, Tapi Saat Dia Melahirkan, Dokter Mengatakan Bahwa Bayinya Memecahkan Rekor

Erbaru.net. Ketika seorang ibu dari Brasil, hamil untuk anak keempatnya, perutnya sangat besar sehingga dia mengira mengandung anak kembar. Tapi ternyata itu adalah seorang bayi perempuan, yang berukuran “raksasa” yang memecahkan rekor untuk bayi baru lahir dengan ukuran terbesar, di rumah sakit itu.

Wanita tersebut melahirkan bayi yang beratnya mencapai 5,72 kg, hampir dua kali ukuran rata-rata bayi yang baru lahir.

[1]
(Foto: Video Screenshot | Cater TV)

Bayi perempuan tersebut, diberi nama Gabrielly, lahir di Rumah Sakit Universitas Cascavel di Parana di Brasil selatan, dia memecahkan rekor bayi terbesar yang lahir, selama 27 tahun rumah sakit itu berdiri.

Sebelumnya rekor itu dipegang oleh bayi seberat 5 kg. Dan bayi yang sekarang memegang rekor baru, bahkan hampir terlalu besar untuk bisa ditaruh di timbangan.

[2]
(Foto: Video Screenshot | Cater TV)

Ibunya, Maira Trevisan, 36 tahun, adalah seorang wanita pengusaha Brasil yang mengelola hotel bersama suaminya, Antonio. Dia berkata, “Perut saya tumbuh sangat cepat dan kami pikir saya sedang mengandung bayi kembar.”

[3]
(Foto: Video Screenshot | Cater TV)

Ketika Trevisan melakukan USG dua jam sebelum operasi caesar, dokter mengatakan kepadanya bahwa bayi itu lebih besar dari bayi-bayi yang pernah dia lihat sebelumnya.

[4]
(Foto: Video Screenshot | Cater TV)

“Dokter mengatakan bahwa dia belum pernah melakukan USG pada seorang anak yang begitu besar,” kata sang Ibu.

[5]
(Foto: Video Screenshot | Cater TV)

“Banyak perawat yang kemudian berfoto bersama Gabrielly. Dia menjadi selebriti karena mereka belum pernah melihat bayi sebesar ini, “tambah sang ibu.

[6]
(Foto: Video Screenshot | Cater TV)

Bayi ini panjangnya 54 cmsentimeter. Ibu tersebut mengatakan bahwa pada awalnya dia tidak terbiasa dengan bayi besarnya.

[7]
(Foto: Video Screenshot | Cater TV)

“Ini agak mengejutkan dan sangat tidak menyenangkan pada hari pertama saya membawanya ke pelukan saya,” katanya. “Saya tidak mengira dia akan begitu berat, dan cukup melelahkan untuk menggendongnya agak lama. Tapi sekarang saya mulai terbiasa dengannya. ”

Selain ukuran bayi Gabrielly yang luar biasa, dia juga memiliki jantung yang membesar, yang mempengaruhi pernapasannya. Dia menghabiskan delapan hari di inkubator dan pulang ke rumah setelah dokter memastikan jantung dan pernapasannya tidak bermasalah.(anggi/yant)

Sumber: ntd.tv