Erabaru.net. Orang-orang ini mengetahui keseluruhan industri TI secara mendalam dan dapat membeli gadget apapun yang mereka inginkan.

Namun, anak mereka sering mengeluh karena tidak boleh menggunakan alat elektronik seperti anak seusia mereka lainnya.

Mengapa hal ini terjadi dan bagaimana rasanya menjadi anak dari seseorang yang membangun bisnis bernilai miliaran dolar yang berbasis pada pengembangan TI.

Bill Gates – salah satu pendiri Microsoft Corporation

© Bill Gates

Bill memiliki 3 anak. Mereka tidak diizinkan untuk menggunakan smartphone dan tablet sampai mereka berusia 14 tahun.

Menurut Gates, mereka mengeluh karena tidak dapat memiliki gadget yang berbeda sementara teman mereka sudah memilikinya.

Namun, orangtua ini tetap tegas pada pendiriannya.

© Bill Gates

Begitu anak-anak Gates memiliki perangkat mereka, keluarga tersebut menerapkan beberapa peraturan dasar tentang penggunaan gadget yang berbeda.

Gadget hanya bisa digunakan untuk mengerjakan pekerjaan rumah atau mengobrol dengan teman.

Mereka tidak diizinkan untuk menggunakan gadget saat makan atau saat-saat sebelum tidur.

Orang tua memiliki hak untuk membatasi waktu menggunakan gadget.

Anak-anak tidak dibolehkan meminta orang tua mereka untuk membeli semua perangkat Apple, dan harus dengan senang hati menggunakan smartphone Windows dan laptop.

Chris Anderson – CEO Robotika 3D, perusahaan manufaktur pesawat tanpa awak

© Wikimedia

Anak-anak Chris mengikuti beberapa peraturan ketat yang berguna untuk meminimalkan penggunaan smartphone dan laptop mereka.

Dia berkata, anak-anaknya mengeluh bahwa tidak ada teman mereka yang mengikuti peraturan yang sama.

Namun, Anderson mengatakan bahwa dia tidak ingin anak-anaknya bergantung pada perangkat elektronik dan menderita karena perubahan yang mungkin terjadi dalam hidup mereka.

Ayah yang peduli ini juga ingin melindungi mereka dari kelimpahan konten erotis dan penghinaan dari orang-orang anonim tak bertanggung jwab yang dapat ditemukan di mana-mana di internet.

Share

Video Popular