Erabaru.net. Pendidikan adalah hal yang penting terutama di perkotaan pada masa sekarang ini, dimana ijasah adalah faktor penentu untuk anda mendapat pekerjaan, dan berapa banyak anda akan dibayar untuk pekerjaan tersebut.

Mengetahui bahwa pendidikan memainkan peran penting dalam masa depan anak-anak mereka, banyak orang tua bekerja keras dan menginvestasikan sebagian besar tabungan mereka untuk pendidikan anak-anak mereka.

Semua orang bekerja keras, tapi beberapa orang tua telah bekerja sedikit lebih keras dari yang lain.

Sepasang suami istri di Hengyang, Tiongkok, mengumpulkan dan mendaur ulang bahan plastik untuk mencari nafkah.

Mereka menangani lebih dari 180 kg plastik setiap hari agar bisa melihat anak-anak mereka lulus dari perguruan tinggi. Itu berarti lebih dari 7.000 botol setiap hari!

Menurut situs berita Tiongkok, Jiagu Zhu menyewa sebuah pabrik pada tahun 2004.

Bersama istrinya, Jianying Liu, mereka mendirikan pabrik daur ulang plastik dan melakukan daur ulang bahan plastik sepanjang karir mereka.

Sejak saat itu, mereka telah bekerja di antara tumpukan botol plastic yang menggunung, dengan rata-rata 7.000 botol plastik setiap hari.

Pada hari-hari sibuk, mereka mengelola lebih dari 10.000 botol sehari.

Dan Itu mungkin berarti lebih banyak botol daur ulang dibanding rata-rata orang mendaur ulang dalam seumur hidup!

Internet

Setiap tahun, mereka mendaur ulang sampai 20 ton botol plastik, atau sekitar 900.000 botol plastik.

Selain botol plastik, mereka juga menangani barang plastik daur ulang lainnya yang berjumlah sekitar 20 ton.

Mengumpulkan plastik mungkin tampak seperti pekerjaan biasa, tapi setiap proses membutuhkan usaha dan waktu yang luar biasa untuk menjalankan bisnis sepenuhnya.

Sang suami dan istri berbagi tugas dalam bekerja. Mr. Zhu mulai bekerja lebih awal setiap harinya, dia menyusuri jalanan dan gang untuk mengumpulkan plastik yang tidak diinginkan dengan sepeda roda tiganya.

Sementara Madam Liu tinggal di pabrik untuk mencuci dan memisahkan plastik untuk diproses lebih lanjut.

Saat diwawancarai, kelelahan tersirat melalui ucapan Madam Liu saat dia berulang kali mengatakan bahwa ini sangat sulit dan melelahkan.

Tapi sesekali dia menatap suaminya dan senyuman terlihat di wajahnya. Masa sulit adalah jalan menuju keberhasilan, karena setelah masa pahit akan ada masa-masa manis.

Share

Video Popular