Erabaru.net. Menurut sebuah berita di media, Wang Xiude seorang kakek di Tiongkok menemukan bahwa anak bungsunya yang lebih dari satu dekade lalu dikabarkan telah meninggal ternyata masih hidup.

Laporan tersebut mengatakan bahwa sebelum “kematiannya”, anaknya itu, Wang Zhiwen, yang belajar dan bekerja di luar negeri dengan istrinya, merasa telah dikecewakan oleh kedua kakak laki-lakinya.

Yang mana dia merasa kedua saudara kandungnya tidak memperlakukan orangtua mereka dengan benar dan menolak untuk membagi biaya tagihan medis ibu mereka.

Sang ibu yang  sakit meninggal beberapa waktu  sebelum Wang Zhiwen dikabarkan meninggal.

Pada bulan September tahun 2013, Wang Xiude menerima sebuah pesan yang mengatakan kepadanya bahwa anak bungsunya itu telah meninggal karena infeksi paru-paru.

Tiga hari setelah kematian Wang, menantu perempuannya membawa Tong Tong cucunya yang baru berusia lima tahun kembali ke kampung halaman mereka, rumah sang kakek.

Menantunnya itu lantas memberikan 50.000 yuan (sekitar 103 juta rupiah) ke kakek anak itu untuk membesarkan anaknya sementara waktu, setelah itu menantunya itu lenyap tanpa jejak.

Laporan tersebut mengatakan bahwa sang kakek yang hidupnya sudah susah itu harus membesarkan Tong Tong cucunya, kakek itu mengumpulkan uang dengan bekerja sebagai penjual sayuran.

Meskipun demikian, sangat menyenangkan bahwa kinerja Tong Tong di sekolah luar biasa; Pada 2016, dia terdaftar di Universitas Fudan yang prestisius.

Share

Video Popular