Erabaru.net. Pohon-pohon yang diberi paku-paku itu menjadi ‘benar-benar tak berpenghuni’ kata para aktifis lingkungan.

 

Warga kota yang kaya telah menempelkan “paku-paku anti burung” pada pohon-pohon dengan tujuan untuk melindungi mobil-mobil mahal mereka dari kotoran.

Hal itu menjadi sumber kemarahan aktifis lingkungan.

Paku-paku itu  yang umumnya digunakan untuk mencegah burung hinggap dan membangun sarang di pinggiran dan sudut gedung-gedung, ditempelkan pada dua pohon di wilayah eksklusif di Bristol.

Paku-paku anti-burung dipasang di pohon-pohon di Bristol. (SWNS)

Pohon-pohon tersebut terletak di depan kebun-kebun dari flat milik pribadi di daerah Clifton di kota tersebut, yang digambarkan seorang anggota Partai Hijau setempat sebagai tempat yang tidak dapat dihuni oleh burung-burung.

Salah satu warga, yang meminta namanya dirahasiakan, mengkonfirmasi bahwa paku-paku tersebut semata-mata untuk melindungi mobil, termasuk sejumlah mobil BMW dan Audi yang mahal, dari kotoran burung.

Kata mereka, “Paku-paku itu semata-mata untuk melindungi mobil, tidak ada alasan lain.”

“Ada masalah besar dengan kotoran burung di sini. Mereka benar-benar membuat kekacauan pada mobil-mobil tersebut, dan untuk beberapa alasan burung-burung tampaknya sering berkumpul di sekitar wilayah ini.”

“Kami telah mencoba metode lain untuk menakut-nakuti burung-burung itu.”

“Saya pikir kami punya seekor burung pemangsa kayu di cabang-cabangnya, tapi sepertinya hewan itu tidak melakukan apapun.”

‘Paku-paku anti-burung’ biasanya digunakan di pusat pertokoan – termasuk Broadmead and Cabot Circus Bristol – untuk melindungi para pembeli dari kotoran burung.

Tapi penggunaan paku di pohon sangat tidak biasa, walaupun bisa dipahami alasan memasang di cabang pohon beberapa waktu lalu.

Salah satu warga mengatakan kalau paku-paku tersebut ‘semata-mata untuk melindungi mobil-mobil’ (SWNS)

Anggota dewan Partai Hijau Paula O’Rourke, yang mewakili daerah tersebut mengatakan, “Saya mengerti bahwa pemilik tanah mungkin secara legal menjalankan hak mereka untuk melakukan hal ini pada pohon-pohon yang berada di lahan pribadi. Namun, saya akan membahas hal ini bersama dewan.”

Entah diizinkan atau tidak, kelihatannya mengerikan dan memalukan saat melihat pohon-pohon yang benar-benar tak bisa dihuni oleh burung, kemungkinan untuk kepentingan mobil yang diparkir.

Terkadang terlalu mudah untuk melupakan manfaat yang kita peroleh dari pohon-pohon dan ruang hijau serta dari kehadiran satwa liar di sekitar kita di kota.

Pengguna Twitter Jennifer Garrett menulis, “Perang kita terhadap satwa liar: sekarang burung pun tidak dibolehkan hinggap di pohon! Paku-paku burung merpati terlihat di Clifton, Bristol di atas tempat parkir. Apakah ada yang melihat seperti ini sebelumnya? Bagaimana bisa hal ini diperbolehkan?”

Komentar Garrett telah diretweet lebih dari 2000 kali, dengan banyak pengguna lainnya yang mengutuk adanya paku-paku pohon tersebut. (iin/rp)

Share

Video Popular