(Foto : Getty Image)

Jadi pemuda itu pun mulai bekerja, menghabiskan hari-hari yang panjang dan sulit, hampir tidak ada istirahat dan tidak ada hari libur.

Setelah 20 tahun, dia mendatangi bosnya dan berkata, “Sudah waktunya saya pergi. Tolong beri saya uang yang saya dapatkan. ”

Sang bos setuju, “Kau telah bekerja dengan tekun selama 20 tahun terakhir dan menghasilkan cukup banyak uang. Namun, sebelum saya membayarmu, saya ingin menawarkan pilihan lain untukmu.

“Saya tidak akan memberi uang, tapi menawarkan tiga nasihat. Ingat, jika kau memilih tiga nasihat itu, kau tidak mendapatkan uang. Saya memintamu untuk pergi dan memikirkannya sebelum memberikan jawaban.”

Selama dua hari, pria tersebut merenungkan hal ini, lalu mendatangi bosnya dan berkata, “Saya telah lama memikirkannya dan telah memutuskan untuk tidak mengambil uang itu, tapi tolong beri saya tiga nasihat itu.”

Sang bos menekankan bahwa jika ia memberinya nasihat, pria itu tidak bisa mengambil uangnya.

“Tolong, berikan tiga nasihatnya,” kata pria itu.

Jadi bos itu pun berkata, “Pertama, jangan mengambil jalan pintas apa pun dalam hidup, itu bisa sangat mahal dan bahkan bisa mengakhiri hidupmu. Kedua, jangan terlalu penasaran, karena keingintahuan terhadap kejahatan akan mematikan. Dan nasihat ketiga – jangan pernah membuat keputusan saat kau marah atau menderita, karena penyesalan bisa jadi tidak ada habisnya. ”

Bosnya itu kemudian memberinya tiga roti dan berkata, “Dua roti pertama adalah untukmu makan selama dalam perjalanan kembali ke rumah, dan yang ketiga adalah agar kau berbagi dengan istrimu saat tiba di sana.”

(Foto: Getty Images | Stanislav KrasilnikovTASS)

Jadi pria itu pun pulang, dan pada hari pertama dia bertemu dengan seorang pengelana yang bertanya, “Kemana tujuanmu?”

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular