Erabaru.net. Meninggalkan keluarga demi bekerja di tempat lain mungkin adalah hal paling menantang yang harus dihadapi setiap pekerja rantau.

Namun, pria ini memutuskan tak peduli kemanapun ia pergi, ia harus tetap berhubungan dengan keluarganya, bahkan meski itu artinya ia harus berjalan ke stasiun kereta bawah tanah setiap malam. Dan begitulah yang dilakukannya.

(Foto: Nextshark)

Ge Yuanzheng, yang berasal dari Provinsi Henan, adalah satu dari jutaan pekerja konstruksi di Tiongkok. Oktober lalu, ia pindah ke Shanghai untuk mencari nafkah karena ingin memberi keluarganya kehidupan yang lebih baik.

Ia menghasilkan sekitar 200 yuan sampai 300 yuan (sekitar 400 hingga 600 ribu Rupiah) per hari, demikian menurut SCMP.

Ge tinggal dengan rekan-rekan kerja, yang tinggal di asrama dan ia hanya menghabiskan uangnya untuk kebutuhan pokok saja.

(Foto: Nextshark)

Kenyataan, setelah tiga bulan bekerja di sana, ia tidak pernah pernah melangkahkan kaki ke salah satu tempat-tempat terkenal di Shanghai, karena kuatir menghabiskan uang untuk sesuatu yang tak perlu.

Share

Video Popular