Oleh: Huang Yanhong

Erabaru.net. Banyak pasangan muda yang baru punya anak, mungkin kebingungan terhadap kepala bayi yang gepeng.

Pertanyaannya, mengapa kepala bayi sampai tumbuh tidak rata?

Dapatkah kepala yang terlanjur gepeng lantaran pola tidur yang salah diperbaiki?

Mengapa kepala bayi tidak rata?

Batok kepala bayi yang baru dilahirkan terdiri dari 5 komposisi tulang tengkorak yang belum terbentuk sempurna, untuk memudahkan perkembangan bagian otak dan kepala secara terus menerus.

Kepala bayi gepeng akibat terlalu sering tidur miring pada satu sisi saja, ada kaitannya juga dengan struktur kepala. Fontanel belakang (kanan, lubang berbentuk ◊ sangat kecil), tidak mudah ditemukan dan akan tertutup dengan sendirinya setelah bayi kira-kira berusia 2 bulan; fontanel depan (kiri, lubang berbentuk ◊ besar) pada usia 1 tahun sampai 1.5 tahun baru akan tertutup. (Shutterstock / Epoch Cartography)

Tulang tengkorak itu terbentuk oleh sejumlah lempengan jaringan lunak yang saling menyambung, lunak dan fleksibel, berguna dalam melewati jalur rahim sang ibu yang sempit.

Pada bagian sambungan lempengan tengkorak masih terdapat celah halus yang terkadang saling tumpang tindih, sehingga dari luar seakan terasa tidak rata.

Ada dua ruang di bagian depan dan belakang kepala yang berdetak bagaikan denyut nadi, masing-masing disebut sebagai “fontanel depan” dan “fontanel belakang”.

Fontanel belakang sangat kecil, tidak mudah ditemukan, akan tertutup setelah kira-kira berusia 2 bulan; fontanel depan pada usia 1 tahun sampai 1.5 tahun baru akan tertutup, jadi jika Anda meraba kepala bayi terasa menyentuh “lubang besar”, tidak perlu gugup.

Namun, bila tiba-tiba ditemukan lebih besar dari biasanya atau ada lekukan khusus, apalagi bila si bayi merasa tidak sehat, berkonsultasilah segera dengan dokter.

Perlukah bayi tidur dengan bantal?

Karena proporsi kepala bayi lebih besar daripada tubuhnya, tulang belakangnya relatif lurus, meski tidur terbaring rata tidak akan terasa tidak nyaman.

Pada saat itu, si bayi belum bisa membalik badan, jika memakai bantal terlampau lunak malah akan menambah risiko tersumbat pernafasannya (bahaya mati lemas), pada umumnya tidak disarankan menggunakan bantal. (hui/whs/rp)

Grace Yen Hoong. (Internet)

*Tentang Huang Yen Hoong. Grace Yen Hoong Ooi, MD. MS. Harvard Medical School dan MD. McGill University, Kanada. Dokter anak Rumah Sakit Einstein. Jabatan sekarang adalah profesor klinis Rumah Sakit Cornell City dan profesor klinis serta dokter spesialis anak Rumah Sakit Lutheran Universitas New York, direktur klinik spesialis kebahagiaan anak New York.

Share

Video Popular