Erabaru.net. “Kepada semua ibu di luar sana, apakah ada di antara kalian yang melakukan ini juga? Saya memeras dan meremas popok sebelum memakaikannya pada bayi saya.” Inilah yang ditulis Alang Narzita di situs pengasuhan yang telah beredar luas di kalangan ibu-ibu yang memiliki anak kecil.

Menurut Narzita, dia telah melakukan praktik yang sama selama 11 tahun sejak anak pertamanya lahir sampai anak keempatnya yang sekarang berusia satu tahun sembilan bulan.

Sudah menjadi kebiasaannya meremas popok sekali pakai dengan lembut sebelum memakaikannya ke anak-anaknya karena dapat membantu melunakkan struktur popok yang telah lama tersimpan dalam kemasan.

Narzita menulis lebih lanjut bahwa popok yang diperas berbeda daripada yang digunakan langsung dari kemasannya.

Popok baru yang tidak diperas memiliki permukaan dan struktur yang relatif kasar dibandingkan dengan popok yang diperas sebelumnya.

“Anda bisa melakukan ini pada merek popok sekali pakai apa saja. Meskipun popok sekali pakai dirancang khusus untuk mengakomodasi kulit lembut dan sensitif pada bayi, memerasnya dapat membuat lembaran penyerap (menjadi) lebih lembut dan lebih mudah dipakai untuk bayi kita. Ini lebih baik dari popok yang tidak diperas,” tulis Narzita.

Berkat tips-nya, banyak orang tua baru mengetahui kalau tips-nya sangat membantu dan kreatif.

Beberapa bahkan berkomentar bahwa mereka tidak pernah memikirkan untuk meremas popok sementara ada beberapa orang tua yang menulis bahwa mereka telah melakukan praktik yang sama saat mengganti popok anak-anak mereka.

Ada beberapa orang tua berkomentar bahwa tips ini tidak terbatas pada popok sekali pakai hanya karena bisa juga diaplikasikan pada celana sekali pakai.

Alasannya adalah untuk memastikan popok sekali pakai lebih pas pada bokong bayi.

Namun, ada beberapa orang tua yang sedikit skeptis dengan tips ini karena mereka takut memerasnya bisa membuat popok bocor.

Meskipun demikian, popok tidak akan bocor setelah diperas karena mereka super elastis dan kokoh tapi sebaiknya tidak terlalu kuat saat memerasnya.(iin/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds