Erabaru.net. Mesir termasyhur dengan mumi-muminya. Tetapi, apakah Anda tahu bahwa orang Mesir kuno bukan hanya mengawetkan mayat manusia, mereka juga memumikan binatang seperti —anjing, kucing, ular, burung, buaya, baboon … dan lain-lain.

Kucing-kucing yang dimumikan diletakkan di wadah kayu besar berbentuk kucing, dan mumi bangau diletakkan di peti berbentuk bangau yang dilapisi emas—ini adalah beberapa contoh koleksi yang membukakan mata kita yang dipajang pada pameran “Soulful Creatures: Animal Mummies in Ancient Egypt” di Museum Brookly, New York, AS.

(Foto : YouTube Screenshot | Brooklyn Museum)Mumi-mumi binatang ini—dibuat antara 800 S.M. dan 400 M. hanya sebagian kecil dari 70 juta makhluk yang dimumikan yang digali pada paling tidak 31 kuburan binatang yang berbeda di seluruh Mesir selama abad 19 dan abad 20.

“mumi-mumi ini dibuat dalam proses kontrol yang penuh kehati-hatian yang meniru pemumian manusia,” Kata kurator senior Edward Bleiberg pada jumpa pers pameran.

(Foto : YouTube Screenshot | Brooklyn Museum)

Bagi orang Mesir Kuno, binatang tidak hanya dianggap sebagai binatang peliharaan di rumah, mereka juga dipandang sebagai manifestasi dari dewa-dewa. Contohnya, kucing dipandang sebagai manifestasi Dewi Bastet, dan anjing atau serigala diasosiasikan sebagai Dewa Anubis.

Share

Video Popular