Erabaru.net. Tampaknya cinta sejati benar-benar bisa menaklukkan semua hal. Dalam kasus Joseph Leifkin, itu bahkan kematian.

Leifkin, yang berusia 90 tahun pada saat kejadian, mengatakan bahwa ia masih punya banyak alasan untuk hidup sebelum mati di belakang sebuah ambulans. Meskipun berkali-kali dia ragu tentang apakah dia akan berhasil atau tidak.

Suatu malam di bulan Desember tahun lalu, Leifkin terbangun dengan keringat kepanasan; Bajunya basah kuyup dan dia tahu ada sesuatu yang buruk yang terjadi.

“Saya berkata kepada istri saya, ‘Saya pikir saya dalam masalah,” kata Leifkin kepada ABC7 News. Dia mengalami serangan jantung.

Istri Leifkin, Marjorie, yang menelepon 911 dan paramedis datang ke rumah mereka di New Jersey dalam hitungan menit.

Ketika paramedis tiba, Leifkin segera mengatakan kepada mereka bahwa dia tidak bisa mati karena memiliki tanggal kencan yang dijadwalkan dengan istrinya

“Saya bahkan tidak memiliki kesempatan untuk mengenalkan diri saya dan dia berkata ‘Jangan biarkan saya pergi, jangan biarkan saya mati,” kata paramedis Kevin Duffy ke afiliasi ABC New York.

Sementara Leifkin ada di belakang ambulans, dia memberi tahu paramedis bahwa ulang tahunnya yang ke – 91 akan segera datang.

Dia punya rencana makan di Ruth’s Chris Steakhouse bersama istrinya, dan tidak bisa mati karena dia tidak ingin ketinggalan kencan mereka.

Beberapa saat kemudian, dia meninggal.

Leifkin berhenti bernapas dan tidak berdenyut selama 10 menit.

Share

Video Popular