Erabaru.net. Permukaan Bumi tidak lebih dari kerak tipis di atas lautan lahar. Peringatan tentang fakta ini biasanya datang dalam bentuk bencana alam yang menyebabkan hilangnya nyawa dan rusaknya harta benda, tapi untungnya, tidak kali ini. Pada Malam Tahun Baru di pantai Hawai, “aliran lahar” mulai muncul dan tidak pernah berhenti sejak hari itu.

Tonton video ini untuk melihat sendiri fenomena aneh dan menegangkan ini.

Ketika lahar yang berasal dari gunung berapi Kilauea di Pulau Hawaii jatuh ke lautan yang dingin, ia menghasilkan kepulan asap dan ledakan lahar secara terus menerus.

“Saya sudah di sini selama 9 tahun dan saya belum melihat fenomena seperti ini,” kata Matt Patrick dari US Geological Survey (USGS).

“Peristiwa seperti itu memang pernah terjadi sebelumnya, tetapi mereka sangat tidak pasti,” kata Patrick. Ini karena ketika lahar menjadi dingin dan mengeras, ia cenderung menutup bukaan yang membentuk aliran lahar itu. Namun, kali ini aliran lahar tidak berhenti, karena lahar yang jatuh ke laut sedikit telah membuka jalan bagi sejumlah besar bebatuan yang terakumulasi.

Para ilmuwan USGS terus memantau situasi di sana. Pada 25 Januari lalu, survei udara mengungkapkan bahwa tebing di belakang aliran lahar tampak rentan. Kemudian, pada 2 Februari, USGS memposting video yang menunjukkan bahwa reruntuhan tebing telah terjadi.

Aliran lahar tampaknya lebih lambat, tetapi mengalami keruntuhan terus menerus. Bahwa Ini berarti dapat berlanjut untuk beberapa waktu. Peringatan bahwa tidak boleh mendekati area itu telah dikeluarkan. (rpg)

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds