EpochTimesId – Sebagian besar warga Inggris mendukung kunjungan kenegaraan pertama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ke negara mereka. Hal itu terungkap dalam sebuah jajak pendapat terbaru.

Jajak pendapat dilakukan saat Air Force One, pesawat yang membawa presiden dan stafnya, mendarat di Inggris pada 12 Juli 2018 waktu setempat. Di Inggris, dia akan bertemu dengan Perdana Menteri Theresa May dan selanjutnya, Ratu Elizabeth II.

Laporan-laporan mengindikasikan bahwa kunjungannya akan disambut dengan protes, yang memicu peringatan dari Kedutaan Besar AS di London. Kedubes menyarankan agar orang-orang Amerika di negara itu tetap waspada, jika ada demonstrasi berpotensi berubah menjadi kekerasan dan kerusuhan.

Jajak pendapat ‘YouGov/ITV Tonight’ dirilis pada 12 Juli 2018. Survei menemukan ada ‘dukungan luas’ bagi Trump di antara warga Inggris. Sekitar 50 persen berpikir kunjungan harus dilanjutkan, dibandingkan dengan 37 persen yang berpikir kunjungan harus dibatalkan. Sebanyak 13 persen lainnya mengatakan mereka tidak tahu.

“Jajak pendapat ini, terasa lebih tinggi daripada jajak pendapat YouGov sebelumnya yang bertanya tentang keadaan daripada kunjungan kerja,” tulis YouGov dalam sebuah analisis.

“Sebagian besar dari mereka yang berpikir pemerintah harus bekerja sama dengan Donald Trump mendukung kunjungan Inggris, terlepas dari pandangan mereka sendiri terhadapnya,” tulis laporan jajak pendapat itu.

Mereka menambahkan bahwa secara keseluruhan, orang Inggris yang disurvei memiliki pandangan negatif tentang Trump. Namun, mengenai kunjungannya ke negara mereka, justru secara luas digambarkan sebagai negatif tetapi pragmatis.

Itu terjadi setelah Walikota London, Sadiq Khan berulang kali menyerukan agar kunjungan presiden ke negara itu dibatalkan. Dan, lebih dari 50.000 orang telah mendaftar untuk berdemonstrasi di London pada 13 Juli 2018, menurut laporan Reuters.

Setelah presiden Trump dan First Lady, Melania Trump tiba di Bandara Stansted, Trump mengatakan dia tidak mempermasalahkan aksi unjuk rasa selama kunjungannya. “Warga Inggris, sangat menyukaiku,” kata Trump seperti diberitakan oleh BBC.

May mengatakan kunjungan Trump adalah peluang untuk meningkatkan hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan Inggris, ketika negara itu akan meninggalkan Uni Eropa (Brexit). Dia juga mengatakan bahwa ini adalah kesempatan untuk memperkuat kerja sama keamanan.

“Setelah Inggris meninggalkan Uni Eropa, tidak akan ada aliansi yang lebih penting pada tahun-tahun mendatang,” tegas May. (Jack Phillips/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

Share

Video Popular