Erabaru.net. “Apa yang kamu dapatkan bila menyerah dalam meraih mimpimu?” – Jim Carrey
Tidak banyak orang tahu bahwa kehidupan Jim Carrey berawal penuh penderitaan.

Sebelum menjadi salah satu komedian paling terkenal di dunia, kehidupannya dulu sangat pahit.

Lahir sebagai James Eugene Carrey, ia berjuang keras di sekolah secara akademis maupun sosial karena menderita disleksia dan gangguan kecemasan.

Ibunya juga menderita nyeri dan depresi kronis, sehingga setiap hari Jim muda melawak untuk menghibur ibunya.

Akhirnya, ia menyadari bakat humornya dapat membantunya mendapat lebih banyak teman di sekolah.

Seperti itulah, Jim ditakdirkan.

Jim sadar ia akan berprofesi sebagai penghibur.

Saat ayahnya diberhentikan dari pekerjaan, keluarganya jatuh miskin, tanpa pilihan, mereka tinggal di dalam mobil Volkswagen Combi tua miliknya, yang diparkirkan di halaman rumah kerabat.

Saat berusia 15 tahun, Jim bekerja selama 8 jam di pabrik setelah ia pulang sekolah.

Pekerjaan sekolahnya mulai terbengkalai, karena ia tidak dapat fokus pada pelajarannya akibat kelelahan bekerja di pabrik. 

Akhirnya, Jim memilih berhenti sekolah. Ia mulai lebih fokus pada tayangan komedinya.

Ibunya mengabaikan humornya yang energik, ayahnya adalah fans pertamanya yang selalu mendorong ia mencapai mimpi.

Berkat dukungan ayahnya, Jim tampil pada pertunjukan pertamanya, ayahnya membantu mempersiapkan segalanya dan mengantarnya ke pertunjukan pertamanya.

Namun, pertunjukan itu berbuah malapetaka, sehingga Jim meragukan kemampuannya dan mempertanyakan masa depannya sebagai penghibur profesional.

Hampir menyerah, Jim memutuskan untuk terus berlatih dan meningkatkan kualitas humornya.

“Kehidupan memberi kesempatan padamu, kamu mengambilnya atau membuangnya.”

Jim kembali ke panggung dengan akting yang lebih baik.

Dengan cepat ia beralih dari pelawak amatiran ke pelawak yang dibayar, dengan cara mengasah keterampilannya dan membangun reputasinya.

Pada usia 19 tahun, ia mengikuti audisi Saturday Night Live namun tidak terpilih.

Tak terpengaruh oleh kegagalan, ia pindah ke Hollywood dan langsung mendapat peran utama dalam acara TV.

Tetapi acara TV itu tidak pernah disiarkan.

Kala itu kadang ia berkendara ke Hollywood Sign, memandang kota itu dan berkata dalam hati ia akan menjadi sangat terkenal suatu hari nanti.

Untuk menginspirasi dirinya sendiri, ia menulis cek untuk dirinya sendiri seharga 10 juta dolar AS bertanggalkan beberapa tahun ke depan.

Ia selalu membawa cek itu dalam dompetnya ke mana pun ia pergi.

Optimisme, kerja keras, dan keuletannya mulai terbayar.

Komedian Rodney Dangerfield pertama kali menemukan Jim setelah melihat penampilannya di klub komedi dan membawanya dalam tur sebagai komedian pendukung.

Dan segera Jim menjadi aktor komedi terkenal Hollywood, membintangi film-film yang menghasilkan miliaran dolar AS di seluruh dunia.

Jim Carrey sangat percaya pada talentanya, sehingga ia dapat mewujudkan mimpinya.

Akhirnya, pada tahun 1994, ia dibayar 10 juta dolar AS untuk perannya dalam Dumb and Dumber, beberapa hari sebelum Thanksgiving Day.

“Lebih baik berisiko mati kelaparan daripada menyerah. Apa yang kamu dapatkan bila kamu menyerah pada impianmu?”

Saat ayahnya meninggal dunia, ia memasukkan cek lamanya ke peti mati sang ayah sebagai penghargaan kepada orang yang telah memupuk mimpinya.

Meskipun sangat terkenal di dunia, Jim terus berjuang melawan depresi. Perasaan yang harus ia kendalikan seumur hidup.

Jim adalah bukti hidup dari kekuatan keyakinan dan tekad diri.

Pada usia 56 tahun, Jim masih aktif dan bekerja keras sebagai aktor dan produser.

“Hidup tidak terjadi pada Anda, hidup terjadi untuk Anda, semua yang Anda miliki adalah memilih antara cinta atau ketakutan” – Jim Carrey. (vv/an)

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular