California – Sebanyak enam orang menjadi korban tewas ketika api membakar pemukiman di California utara. Tiga korban diantaranya adalah seorang nenek berusia 70 tahun dan dua cucunya.

Petugas Kepolisian Redding, Sersan Todd Cogle menegaskan bahwa jenasah nenek bersama dua cucunya ditemukan di sebuah puing rumah. Tempat tinggal mereka dilalap api di pinggiran Kota Redding.

Sementara itu, Sheriff Shasta County, Tom Bosenko mengatakan, satu orang korban tewas di sebuah rumah yang terbakar. Kemudian dua korban lainnya adalah petugas pemadam kebakaran. Dia mengatakan korban terbaru tidak mematuhi perintah evakuasi.

Sementara itu, pihak berwenang mengaku sejumlah warga belum jelas nasibnya karena dilaporkan hilang. Bosenko mengatakan, mereka masih mencari tujuh orang korban lain yang dilaporkan hilang.

Lebih dari 38.000 orang sebelumnya diperintahkan untuk mengungsi atau evakuasi pada 29 Juli 2018, dari sekitar kawasan Redding. Kawasan itu adalah sebuah kota berpenduduk 90.000 orang. Lokasinya terletak sekitar 160 kilometer di sebelah utara ibu kota negara bagian, Sacramento.

Para korban diidentifikasi oleh kerabat di akun Facebook mereka. Media lokal mengatakan identitas korban adalah James Roberts, berusia 5 tahun, adiknya Emily, 4, dan nenek mereka, Melody Bledsoe, 70 tahun.

Cucu Bledsoe, Amanda Woodley, mengatakan di Facebook, wanita tua itu dengan putus asa menaruh selimut basah di atas anak-anak saat rumah mereka terbakar.

“Nenek melakukan segala yang dia bisa untuk menyelamatkan mereka,” kata Woodley.

Ibu anak-anak itu, Sherry Bledsoe, dikutip oleh Sacramento Bee mengatakan, “Anak-anak saya sudah meninggal. Itu saja yang bisa saya katakan.”

Suami Bledsoe menangis ketika dia teringat ketika mencoba kembali ke rumah setelah menjalankan tugas pada 26 Juli 2018. Ketika pulang, dia sudah mengetahui bahwa api sudah mendekati rumah mereka.

Ed Bledsoe memberi tahu Sacramento Bee bahwa dia berbicara kepada anak-anak di telepon sebelum kejadian. Namun, usahanya untuk menjemput para korban sia-sia karena tidak tiba tepat waktu untuk menyelamatkan mereka.

Kebakaran hutan yang dijuluki ‘The Carr Fire’, telah menghancurkan lebih dari 650 rumah. Itu adalah kebakaran paling mematikan dan paling merusak dari hampir 90 kebakaran hutan yang terjadi dari Texas hingga Oregon.

Api telah menewaskan empat petugas pemadam kebakaran di California dalam waktu kurang dari dua minggu. Para pejabat melaporkan kematian seorang petugas pemadam kebakaran yang memerangi api di Taman Nasional Yosemite, pada hari Minggu (29/7/2018) lalu.

Tidak bisa diprediksi
‘The Carr Fire’ sendiri telah menghanguskan 95.368 hektar vegetasi kering sejak menyala pada Kamis, 23 Juli 2018, dari sebuah area seluas Kota Detroit.

Kebakaran itu dimulai minggu lalu akibat sebuah kendaraan yang terbakar, dan kemudian menjalar menuju semak-semak, menurut pihak berwenang.

“Api tetap tidak dapat diprediksi,” kata Chris Anthony, seorang kepala divisi pada Departemen Kehutanan California dan Perlindungan Kebakaran (California Fire).

“Di bawah kondisi yang kita lihat saat ini, tidak akan memakan banyak api untuk memiliki penyebaran ekstrim yang kita lihat beberapa hari yang lalu,” kata Anthony. “Kami bahkan tidak mendapatkan waktu untuk istirahat.”

Pejabat mengatakan mereka merasa lebih optimis pada sore hari 29 Juli 2018 dan mulai mendapatkan hasil dalam memadamkan ‘Carr Fire’. Mereka berjanji untuk mengembalikan warga ke rumah mereka dari tempat pengungsian secepat mungkin.

Sekitar 3.500 petugas pemadam kebakaran dan satu skuadron dari 17 helikopter menjatuhkan air pada garis penyangga. Luasnya baru sekitar 5 persen dari perimeter 100 mil api, hingga hari Minggu lalu.

Presiden Donald Trump mengumumkan darurat kebakaran pada 28 Juli. Itu memberikan wewenang kepada dana federal untuk upaya bantuan bencana. Lebih dari 160 departemen pemadam kebakaran dari California dan di seluruh negara bagian telah dikerahkan untuk membantu meredakan nyala api sepanjang pekan.

Pada puncak kemarahannya pada Kamis (26/7/2018) malam, kobaran api membentuk ‘tornado api’ akibat angin kencang melintasi Sungai Sacramento ke ujung barat Redding. Ketika itu, ribuan warga bergegas mengungsi dengan bekal seadanya demi menyelamatkan nyawa mereka.

Pembakaran dan Penjarahan
Sheriff Bosenko mengatakan kepada media bahwa penjarahan di lingkungan yang dievakuasi menjadi masalah baru. Sekitar 260 prajurit Garda Nasional dan sekitar 100 polisi akhirnya dikerahkan untuk menjaga rumah-rumah yang dievakuasi.

Dua orang ditangkap karena mencoba menjarah tiga rumah, menurut kantor Sheriff Shasta County.

Komunitas Keswick, dengan populasi sekitar 450 orang, berubah menjadi abu.

“Kami telah melihat perilaku api yang benar-benar sangat eksplosif pada kebakaran khusus ini, tetapi itu tidak unik lagi untuk apa yang kami lihat pada kebakaran di California,” kata Anthony dari kantor ‘Cal Fire’.

Kebakaran hutan telah menghanguskan hampir 4,3 juta acre di seluruh negeri sepanjang tahun ini, kurang dari tahun lalu, tetapi lebih dari 3,7 juta acre rata-rata untuk periode yang sama selama satu dekade terakhir.

‘The Carr Fire’ adalah satu dari 17 kasus kebakaran besar yang menyala di California dengan lebih dari 200.000 acre area terbakar, menurut National Park Service.

Salah satu kebakaran di California mendorong penutupan yang jarang terjadi di Taman Nasional Yosemite minggu lalu. Sementara insiden lainnya membuat evakuasi massal dari komunitas resor gunung Idyllwild, sebelah timur Los Angeles. (Reuters/The Epoch Times)

Video Pilihan :

Share

Video Popular