Bern – Sebuah pesawat kecil tua jatuh di Pegunungan Alpen, Swiss pada 4 Agustus 2018, akhir pekan kemarin, waktu setempat. Insiden itu menewaskan 20 orang, menurut pejabat setempat.

Pihak berwenang memberikan beberapa rincian korban yang berada di pesawat JU-Air. Pesawat itu jatuh di sisi barat gunung Piz Segnas di wilayah Graubuenden.

“Sebanyak 17 penumpang, dua pilot, dan seorang pramugari kehilangan nyawa mereka dalam kecelakaan itu,” kata polisi setempat pada 5 Agustus, menurut situs berita Swiss Blick.

Menurut situs web SwissInfo, mengutip polisi setempat, pesawat itu jatuh di dekat gunung Piz Segnas pada sore hari. Pesawat menghujam gunung pada ketinggian 8.330 kaki.

Daniel Knecht dari Badan Investigasi Keselamatan Transportasi Swiss mengatakan kepada Blick dalam konferensi pers, bahwa pesawat vintage itu mungkin telah menabrak tanah secara vertikal dalam kecepatan tinggi.

“Tim JU-Air sangat sedih dan memikirkan penumpang, awak dan keluarga dan teman-teman korban,” tulis JU-Air di situs webnya pada 5 Agustus 2018.

Pesawat Ju-52 itu, adalah buatan Jerman Junkers. Pesawat diproduksi antara tahun 1932 dan 1952.

Wilayah udara di atas lokasi kecelakaan ditutup oleh Kantor Federal untuk Penerbangan Sipil. Akses ke jalur hiking populer di daerah sekitarnya juga diblokir.

Hanya beberapa jam sebelum kecelakaan Ju-52, sebuah keluarga yang terdiri dari empat orang tewas ketika pesawat kecil mereka jatuh di Pegunungan Alpen. Pesawat itu jatuh lebih jauh ke arah barat. (Jack Phillips dan Reuters/The Epoch Times)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular