SAN FRANCISCO – Rencana Google untuk meluncurkan mesin pencari yang disensor di Tiongkok membutuhkan lebih banyak “transparansi, pengawasan dan dapat dipertanggunjawabkan”, ratusan karyawan di unit Alphabet Inc mengatakan dalam petisi internal yang disaksikan oleh Reuters pada 16 Agustus.

Berharap untuk mendapatkan persetujuan dari pemerintah Tiongkok untuk menyediakan layanan pencarian bergerak (mobile), perusahaan tersebut berencana untuk memblokir beberapa situs web dan istilah pencarian, menurut sumber yang mengetahui masalah ini.

Terungkapnya upaya diam-diam tersebut telah mengganggu beberapa karyawan Google dan organisasi advokasi hak asasi manusia. Mereka khawatir bahwa dengan menyetujui tuntutan penyensoran tersebut, Google akan mengesahkan larangan Tiongkok atas kebebasan berekspresi dan melanggar klausul “jangan menjadi jahat” dalam kode etik perusahaan.

Setelah para karyawan mengajukan petisi tahun ini, Google mengumumkan tidak akan memperbarui proyek untuk membantu militer AS mengembangkan teknologi kecerdasan buatan untuk drone.

Petisi terbarunya mengatakan bahwa para karyawan khawatir proyek Tiongkok tersebut, telah diberi nama kode Dragonfly, “memperjelas” bahwa prinsip-prnsip etika yang dikeluarkan Google selama diskusi drone “tidak cukup.”

“Kami sangat membutuhkan transparansi, posisi sebagai anggota kelompok yang membuat keputusan, dan komitmen untuk proses yang jelas dan terbuka: Karyawan Google perlu tahu apa yang kita bangun,” kata petisi.

Google menolak berkomentar.

Eksekutif-eksekutif perusahaan tidak berkomentar secara terbuka tentang Dragonfly. Mereka diharapkan untuk menghadapi pertanyaan tentang proyek tersebut selama diskusi karyawan mingguan balai kota pada 16 Agustus, seseorang yang akrab dengan masalah tersebut mengatakan. Ini akan menjadi pertemuan pertama seperti itu sejak detail tentang Dragonfly bocor.

Para karyawan telah meminta Google untuk membuat grup peninjau etik dengan pekerja-pekerja yang melakukan tugas-tugas operasional (petugas lapangan), menunjuk ombudsman (lembaga yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan perselisihan) untuk memberikan tinjauan independen dan menerbitkan penilaian proyek-proyek secara internal yang mengumpulkan pertanyaan-pertanyaan etika yang substansial.

Tiga mantan karyawan yang terlibat dengan upaya Google di masa lalu di Tiongkok mengatakan kepemimpinan saat ini mungkin melihat menawarkan hasil pencarian yang terbatas di Tiongkok lebih baik daripada tidak memberikan informasi sama sekali. (ran)

Share

Video Popular