Erabaru.net. Manusia adalah makhluk yang memiliki emosi, tentu saja memang seperti itu, namun akan menjadi masalah ketika seseorang memiliki emosi yang tidak terkendali.

Banyak orang memperhatikan penampilan luar, yang memang adalah penting, namun sebetulnya memperhatikan kondisi psikis di dalam, juga sama pentingnya.

©Emma Morley

Tidak masalah untuk merasa senang, itu adalah hal yang memang pantas dialami siapa saja. Seorang manusia memang terlahir dengan beragam perasaan seperti senang, bahagia, marah, sedih, takut, cemas, dan sebagainya. Yang terpenting adalah tetap tenang dan penuh pengendalian diri, misalnya tidak secara ekstrim merasakan suatu perasaan tertentu.

Emosi mempengaruhi kesehatan Anda, menurut pengobatan modern

Menurut U.S. National Library of Medicine, perilaku dan sifat yang negatif berhubungan dengan timbulnya gangguan di aspek fisik. Termasuk kemarahan, kecemasan, yang bisa diuraikan menjadi iri hati, kesepian, depresi, perasaan bersalah, takut, dan sebagainya.

Mudah marah? Meledak terhadap bahkan hal kecil yang kurang menyenangkan bagi Anda? Jika ya, mungkin ini waktunya bagi Anda untuk menenangkan diri dan melihat ke dalam, bukan demi orang lain, namun untuk kebaikan fisik dan mental Anda sendiri.

©Wikipedia | Machine Elf 1735

Kondisi emosi yang mempengaruhi kesehatan, berada paling kuat pada optimisme dan kemarahan, optimisme berhubungan dengan kehidupan yang sehat dan panjang umur, sementara kemarahan berhubungan dengan sakit kepala, penyakit kardiovaskular, serta masa hidup yang lebih pendek.

Ada banyak sekali contoh.

Kondisi mental Anda berpengaruh terhadap kondisi kesehatan Anda, dalam taraf yang tidak pernah Anda duga sebelumnya!

Pengobatan tradisional Tiongkok juga mengatakan seperti itu

Dr. Hu Naiwen, memulai karirnya dalam dunia medis ala Barat, dan kemudian menjadi praktisi pengobatan tradisional Tiongkok, dan telah mengoperasikan klinik pengobatan tradisional Tiongkoknya sendiri selama hampir empat dekade. Dia menjelaskan hubungan antara emosi dan penyakit dari perspektif pengobatan tradisional Tiongkok.

©Minghui

Pertama, semua penyakit mempunyai akar penyebab, dan penyebab-penyebab itu dikategorikan sebagai internal atau eksternal, dengan aspek internal sangat berhubungan dengan emosi, hasrat, dan keadaan mental seseorang, sementara eksternal berhubungan dengan apa saja yang berasal dari luar tubuh.

Sebagai contoh, “tekanan darah tinggi dan diabetes,” kata Dr. Hu menjelaskan kepada The Epoch Times, “sangat besar disebabkan oleh keadaan emosi internal seseorang. Jadi sangat penting untuk memelihara kestabilan kondisi mental diri sendiri, cobalah untuk tidak berlebihan menyukai ataupun tidak menyukai sesuatu. ”

Dr. Hu menambahkan bahwa khawatir, cemas, dan depresi, ditambah dengan kurang tidur, biasanya akan menemani apa yang disebut dengan “tiga tinggi,”- tekanan darah tinggi, lipida darah yang tinggi yang berarti adalah kolesterol tinggi, serta trigliserida yang tinggi. Tidak diragukan bahwa ada faktor-faktor lain yang juga ikut berperan, namun emosi telah dianggap sebagai pemegang peran yang signifikan dalam memperngaruhi kondisi kesehatan seseorang.

Contoh lain adalah kerusakan ginjal sebagai akibat dari aktivitas seksual yang terlalu berlebihan, yang berasal dari nafsu seks yang terlalu berlebihan dan tak terkendali.

Masyarakat tradisional Tiongkok memandang emosi yang berlebihan dalam bentuk apapun, sebagai pengaruh buruk bagi “qi” dalam tubuh, yang kemudian dapat melukai organ-organ internal.

Orang suci Tao, Lao Zi, mengatakan, “Cinta adalah hasrat yang paling kuat, karena dia menyerang kepala, hati, dan indera secara bersamaan.”

Eksperimen dengan kristal air

Dr. Masaru Emoto membuktikan bahwa niat pikiran manusia, bisa memanipulasi materi di dunia fisik.

Dia menunjukkan kristal partikel air, baik positif maupun negatif yang dimanipulasi oleh niat pikiran manusia, lewat pikiran maupun lewat kata-kata.

©Office Masaru Emoto, LLC

Niat pikiran yang positif menghasilkan pola yang cantik, indah dan bagus, sementara niat pikiran negatif menghasilkan pola yang tidak teratur dan berantakan.

Menariknya, tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air, jadi dengan melihat hasil eksperimen Dr. Emoto, bayangkan apa yang bisa terjadi pada tubuh Anda, hanya dengan melakukan aktifitas berpikir.

Berikut adalah gambar hasil pembesaran dari kristal air yang diperdengarkan kata-kata “cinta dan terima kasih”

©Office Masaru Emoto, LLC

Berikut adalah gambar kristal air setelah didengarkan lagu heavy metal

©Office Masaru Emoto, LLC

Air yang diperdengarkan lagu Swan Lake dari Tchaikovsky, berubah menjadi bentuk pola yang indah

©Office Masaru Emoto, LLC

Kata “Anda membuat saya jijik” membuat kristal air berubah menjadi seperti ini

©Office Masaru Emoto, LLC

“Terima kasih”

©Office Masaru Emoto, LLC

Air yang diambil dari bendungan Fujiwara sebelum diperdengarkan suara doa

©Office Masaru Emoto, LLC

Air yang sama dari bendungan yang sama – setelah diperdengarkan suara doa – menjadi berbentuk seperti ini.

©Office Masaru Emoto, LLC

Seorang dokter, Dr. Li Chunbing, mengatakan kepada Pureinsight: “Jika kita selalu mempertahankan pikiran yang baik, kita akan memurnikan tubuh, dan karena itu kita akan tampak cantik dan sehat. Jika kita selalu terus mempertahankan pikiran baik, pada akhirnya kita juga akan memurnikan lingkungan serta orang-orang di sekitar kita.”

“Sangat mengejutkan melihat filosofi dan apa yang diketahui oleh orang-orang dari jaman kuno ini, secara jelas termanifestasi dari hasil eksperimen kristal air, yang dilakukan oleh Dr. Emoto. Cara yang paling cepat dan langsung untuk memurnikan dunia ini adalah dengan mempertahankan pikiran yang baik. Hal itu akan mempunyai efek yang sangat besar untuk dunia jika semua orang tahu akan efeknya dan mau berperan.”

Dari perspektif kebudayaan kuno

Ada tema yang terus muncul berulang-ulang, yang menekankan agar seseorang tidak terikat oleh emosi, seperti yang dikatakan oleh kebudayaan kuno Timur maupun Barat. Dengan tanpa perasaan, bukan berarti seseorang harus menjadi seperti batu, namun seseorang harus memandang perasaan dan emosi dengan ringan, serta tidak dikendalikan oleh emosi.

Epictetus, seorang filsuf stoikisme Yunani kuno, pernah berkata, “Kebebasan tidak didapat dengan menikmati pemenuhan dari segala apa yang kita inginkan, tapi adalah dengan mengendalikan semua rasa keinginan yang ada.”

Dua ribu lima ratus tahun lalu di India, Sakyamuni, juga dikenal sebagai pendiri agama Buddha, pernah berkata: “Pikiran adalah segalanya. Apa yang Anda pikirkan Anda jadi seperti itu.”

Jadi mulai sekarang, kendalikanlah segala niat pikiran serta emosi yang ada, sehingga baik Anda sendiri maupun orang-orang di sekeliling Anda, bisa mendapat manfaat.

Apa yang bisa Anda lakukan untuk meredam emosi

Semua tahu akan kebaikan dari pikiran yang tenang, namun jika seseorang menjalani sebuah kehidupan seperti kebanyakan orang di masa kini, dimana setiap hari dipenuhi dengan pekerjaan yang menumpuk, banyak tagihan yang harus dibayar, hutang yang membebani, anggota keluarga yang harus dibiayai kebutuhannya … bagaimana bisa seseorang mencapai ketenangan di tengah kondisi seperti itu?

Berita baiknya adalah, ada buku yang sangat direkomendasikan oleh banyak orang, yang bisa diunduh secara gratis, Zhuan Falun, yang cocok dengan gaya hidup orang modern.

©Epoch Times

Mereka yang pernah membaca buku Zhuan Falun dan kemudian mempelajarinya, mendapatkan banyak peningkatan dalam banyak aspek. Aspek pikiran, kesehatan, dan banyak lainnya. Di antaranya termasuk berhenti merokok, juga menghentikan bermacam kebiasaan buruk.

Pemain drum yang mengiringi David Bowie, Sterling Campbell, membaca buku Zhuan Falun lalu mempelajarinya, dan kemudian dia mendapat manfaat yang sangat besar. “Saya menemukan bahwa diri saya tidak lagi ingin merokok, minum minuman keras, ataupun menggunakan obat-obatan,” katanya. Sejak dia mempelajari buku itu dan mempraktekkan apa yang tertulis dalam buku, kesehatan serta kondisi kehidupannya secara keseluruhan, telah meningkat drastis.

Pemain drum Amerika, Sterling Campbell di New York, 12 Jan 2015 . (©Epoch Times)

Nguyen Van Thong seorang apoteker di Vietnam, sangat sangat merekomendasikan buku ini: “Zhuan Falun membuka sebuah cakrawala baru untuk saya, sepenuhnya merubah pandangan dunia saya. Buku ini menjawab sangat banyak pertanyaan yang sebelumnya saya miliki, tentang kehidupan, alam semesta, dan sangat banyak topik termasuk ilmu pengetahuan juga kesehatan.”

Nguyen Van Thong sedang membaca buku Zhuan Falun (©Epoch Times)

Jika membaca buku di komputer tidak cocok bagi Anda, Anda bisa mendapat versi cetak Zhuan Falun di toko buku di kota Anda, atau secara online di Barnes & Noble, atau Amazon. Untuk versi bahasa Indonesia, Anda dapat membuka situs ini dan memesan buku ke editor.

Semoga Anda mendapatkan manfaat dari buku tersebut, dan menjadi orang yang lebih sehat baik secara fisik maupun mental. Tubuh dan jiwa memang adalah satu! (lpc/jul)

Kredit: NTDIN.tv

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds