BEIJING — Seorang mantan regulator pasar saham Tiongkok yang ditahan setelah jatuhnya harga saham pada tahun 2015 dijatuhi hukuman pada 28 September untuk 18 tahun di penjara atas tuduhan menerima suap dan perdagangan orang dalam (insider trading).

Yao Gang, mantan wakil ketua Komisi Regulasi Sekuritas Tiongkok, adalah salah satu dari sejumlah tokoh keuangan terkemuka di Tiongkok yang ditahan setelah pelanggaran terungkap sesudah kekalahan luar bisa pasar tersebut.

Yao, 56 tahun, juga didenda 11 juta yuan (1,7 juta dolar AS) dan dilucuti 2,1 juta yuan (300.000 dolar AS) dari laba hasil perdagangan orang dalam, Pengadilan Rakyat Intermediate di Handan, barat daya Beijing, mengumumkan pada akun media sosialnya.

Dia mengambil 69,6 juta yuan ($10,7 juta) uang suap dari perusahaan-perusahaan untuk memudahkan perdagangan saham dan pembatasan-pembatasan lainnya dari tahun 2006 hingga 2015, kata pengadilan. Menjelaskan dia juga berdagang atas informasi yang dia peroleh sebagai wakil ketua CSRC.

Pemerintah tidak mengeluarkan rincian dari perusahaan-perusahaan mana Yao menerima suap atau apakah orang-orang yang lain dituntut.

Pihak berwenang telah menahan tokoh-tokoh penting termasuk eksekutif broker Tiongkok setelah harga saham jatuh pada pertengahan 2015. Hal itu telah mendorong tuduhan-tuduhan bahwa Partai Komunis yang berkuasa sedang mencoba mengalihkan kesalahan karena kekalahan luar biasa yang telah membuat nilai saham $5 triliun hilang dalam kekalahan.

Partai Komunis Tiongkok telah mengumumkan Yao sedang diselidiki pada November 2015.

Harga saham telah melonjak lebih dari 150 persen mulai akhir 2014. Patokan pasar turun 30 persen mulai Juni 2015, menimbulkan kerugian besar pada investor amatir yang membeli di dekat puncaknya.

Penurunan ini telah memicu keluhan-keluhan yang secara politik menguntungkan orang-orang dalam yang mendapat keuntungan dari para investor kecil.

Di antara yang ditahan adalah eksekutif puncak pialang terbesar Tiongkok, CITIC Securities Ltd. milik negara. (ran)

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds