KUALA LUMPUR, Malaysia – Polisi mengatakan pada 28 September bahwa 93 warga Tiongkok dan enam orang Malaysia telah ditahan karena dicurigai terlibat dalam penipuan uang dari orang-orang di Tiongkok melalui penipuan telepon.

Penangkapan, yang terbesar dalam beberapa bulan terakhir, dilakukan pada 26 September saat serangan polisi di sebuah pusat panggilan di daerah kantor mewah di Kuala Lumpur, kata kepala investigasi kejahatan komersial Amar Singh. Dia mengatakan orang-orang yang ditahan termasuk seorang warga Malaysia berusia 14 tahun.

Polisi juga menyita 169 ponsel dan 114 laptop dari sindikat tersebut yang diyakini menghasilkan jutaan ringgit sebulan.

Polisi Malaysia bekerja dengan rekan-rekan Tiongkok mereka untuk menentukan jumlah pasti kerugian dan bagaimana menangani para penipu karena semua korban mereka adalah orang Tiongkok, kata Singh. Dalam kasus-kasus sebelumnya, Malaysia telah mendeportasi para penipu Tiongkok tersebut kembali ke negara mereka sendiri untuk dituntut.

Semakin banyak pusat panggilan yang muncul di Malaysia, bersama polisi menghantam dua sindikat serupa lainnya di negara bagian Johor selatan dalam beberapa pekan terakhir, katanya.

Singh mengatakan para pejabatnya telah bertemu baru-baru ini dengan rekan-rekan mereka di Singapura dan Hong Kong untuk menekan kejahatan cyber tersebut. Pihak berwenang di Hong Kong melaporkan satu kasus tunggal yang melibatkan kerugian 95 juta ringgit ($23 juta) terhadap para pelaku penipuan telepon Nigeria yang berbasis di Malaysia, katanya. (ran)

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds