Kazakhstan – Tiga astronot yang menghabiskan waktu selama 197 hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), kembali ke Bumi. Mereka mendarat pada 4 Oktober 2018, ketika pesawat ruang angkasa Soyuz MS-08 yang mereka tumpangi ‘menghantam tanah’ dengan aman di bawah pengereman payung parasut oranye dan putih.

“Drew Feustel dan Ricky Arnold dari NASA dan Oleg Artemyev dari Roscosmos, badan antariksa Rusia, tiba melalui pendaratan yang dibantu parasut di padang rumput Kazakhstan, tenggara kota terpencil Dzhezkazgan,” kata rilis NASA.

Para astronot memberikan dukungan langsung untuk penelitian ilmiah di orbit rendah Bumi. Mereka membantu menjaga laboratorium yang mengorbit serta beroperasi penuh, dan melakukan tiga kali misi ke luar angkasa.

“Awak menyelesaikan ratusan eksperimen selama ekspedisi 197-hari-nya di ruang angkasa. Fokus penelitian termasuk penyelidikan untuk mempelajari gas kuantum ultra-dingin menggunakan fasilitas komersial Eropa pertama untuk penelitian gayaberat mikro dan sistem yang menggunakan kekuatan permukaan untuk mencapai pemisahan cairan-cair,” kata NASA.

Feustel, yang menjabat sebagai komandan Expedition 56, dan Arnold, yang bertugas sebagai insinyur penerbangan, berpartisipasi dalam puluhan kegiatan ‘downlink-pendidikan’. Itu adalah komunikasi dari luar angkasa dengan Bumi, saat berada di luar angkasa. Mereka berkomunikasi dengan ratusan ribu siswa.

Feustel kini telah berada lebih dari 226 hari di ruang angkasa, pada tiga pesawat ruang angkasa berbeda.

Astronot NASA, Andrew Feustel, berada selama ‘enam jam, 19 menit’ di luar angkasa Stasiun Luar Angkasa Internasional. (NASA)

Insinyur penerbangan Ricky Arnold dari NASA, selama perjalanannya di luar angkasa berpartisipasi dalam mengganti komponen dari sistem pendingin dan jaringan komunikasi stasiun ruang angkasa. Dia juga memasang antena komunikasi nirkabel baru untuk eksperimen eksternal.

Arnold telah menghabiskan lebih dari 209 hari di ruang angkasa, dalam dua misi berbeda. (NASA)

Duo NASA ini sudah menjalani total tiga misi ke luar angkasa, untuk melakukan pemeliharaan dan ‘upgrade’.

Sedangkan Artemyev, yang bertugas sebagai Komandan Soyuz, baru melakukan satu kali perjalanan luar angkasa, bersama rekan kosmonot Sergey Prokopyev. Perjalanan luar angkasa mereka berakhir dalam 7 jam dan 46 menit, terpanjang dalam sejarah program luar angkasa Rusia.

Artemyev sekarang telah menghabiskan total 366 hari di luar angkasa pada dua misi penerbangannya.

Foto arsip Oleg Artemyev dari Badan Antariksa Federal Rusia, Roscosmos, berbicara dengan keluarga selama pemeriksaan tekanan setelan Sokol Rusia pada 25 Maret 2014. (Bill Ingalls/NASA/The Epoch Times)

Sementara itu, Expedition 57 melanjutkan penelitian dan operasi stasiun, dengan astronot NASA, Nick Hague dan kosmonot Roscosmos, Alexey Ovchinin dijadwalkan akan diluncurkan pada 11 Oktober 2018. Mereka akan tiba di ISS pada hari yang sama, menambah kru di Stasiun Luar Angkasa Internasional. (Roscosmos via Storyful/TOM OZIMEK/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Simak Juga :

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds