Erabaru.net. Lebih dari 7.000 orang tunawisma berkeliaran di jalanan San Francisco. Kota California utara menarik turis ke tempat-tempat seperti Jembatan Golden Gate dan Penjara Federal Alcatraz. Namun, kehidupan di kota jauh kurang menghibur bagi orang-orang yang dipaksa keluar dari rumah mereka karena harga perumahan yang meroket. Dari situlah gerak langkah Proyek Gubbio.

Proyek Gubbio adalah organisasi nirlaba yang menyediakan tempat perlindungan dan tempat tinggal bagi rata-rata 225 orang tunawisma di San Francisco setiap hari. Gereja St. Bonifasius dan St. Yohanes’s Evangelist membuka pintu bagi mereka, memungkinkan para tunawisma untuk tidur dengan aman dan tenang di bangku mereka selama beberapa jam setiap hari.

(Foto : She Dwells)

“Kurang tidur adalah salah satu masalah kesehatan paling penting bagi para tunawisma,” situs web Proyek Gubbio menyatakan. “Tidak ada pertanyaan yang diajukan ketika tamu kami masuk ke gereja-gereja; dalam upaya untuk menghilangkan semua hambatan masuk, tidak ada lembar masuk atau formulir. Tidak ada yang pernah berpaling; semua disambut, dihormati dan diperlakukan dengan bermartabat. ”

Sepertiga depan gereja digunakan untuk merayakan misa harian pada jam 12:15. Dua pertiga gedung lainnya digunakan untuk membiarkan orang-orang tanpa tempat tinggal itu untuk istirahat dengan aman dan nyaman.

(Foto: Vimeo)

“Ini mengirimkan pesan yang kuat kepada tetangga kami yang tidak terasingkan – mereka pada dasarnya adalah bagian dari komunitas, bukan untuk ditendang keluar ketika mereka yang memiliki rumah datang untuk beribadat,” tulis situs web nirlaba lebih lanjut. “Ini juga mengirimkan pesan kepada mereka yang menghadiri misa – masyarakat termasuk yang lelah, yang miskin, mereka yang memiliki masalah kesehatan mental dan mereka yang basah, dingin dan kotor.”

Bersama dengan menyediakan bagi tunawisma tempat untuk tidur, Proyek Gubbio juga menyediakan selimut, kaus kaki, perlengkapan kebersihan, layanan kapelan, perawatan kaki, dan layanan pijat untuk mereka yang membutuhkan. Selain itu, setiap relawan Jumat pagi menyiapkan sarapan untuk pengunjung gereja.

(Foto: El Tecolote)

“Proyek Gubbio telah menjadi karunia luar biasa bagi paroki saya dan kami merasa terhormat dapat bermitra dengan mereka,” kata Pastor Richard Smith, vikaris di St. John’s. “Ini datang pada saat yang sangat penting di San Francisco dan saya senang kami memiliki hak istimewa untuk membantu komunitas dengan cara kecil ini.”(yant)

Sumberr: icepop.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular