Erabaru.net. Kota Chengdu, di barat daya Tiongkok berencana untuk meluncurkan satelit iluminasi, juga dikenal sebagai “bulan buatan”, pada tahun 2020, menurut Wu Chunfeng, ketua Chengdu Aerospace Science and Technology Microelectronics System Research Institute Co., Ltd.

Wu membuat pernyataan itu dalam sebuah kegiatan inovasi dan kewirausahaan massal nasional yang diadakan di Chengdu pada 10 Oktober lalu.

(Foto: Wikimedia Commons / Daniel Ramirez (CC BY 2.0)

Satelit penerangan ini dirancang untuk melengkapi Bulan di malam hari. Wu memperkenalkan bahwa kecerahan “Bulan buatan” adalah delapan kali dari Bulan asli, dan akan cukup terang untuk menggantikan lampu jalan.

Satelit akan mampu menerangi area dengan diameter 10 hingga 80 kilometer, sementara jangkauan pencahayaan yang tepat dapat dikontrol dalam beberapa puluh meter.

Ide “Bulan buatan” berasal dari seniman Perancis, yang membayangkan menggantung kalung yang terbuat dari cermin di atas Bumi, yang dapat memantulkan sinar Matahari melalui jalan-jalan Paris sepanjang tahun.

Pengujian satelit penerangan telah dimulai beberapa yang lalu, dan sekarang teknologi itu akhirnya matang, jelas Wu.

(Foto: The Independent)

Beberapa orang menyatakan keprihatinan bahwa lampu yang dipantulkan dari Bulan buatan ini bisa memiliki efek buruk pada rutinitas sehari-hari hewan tertentu dan pengamatan astronomi.

Kang Weimin, Direktur Institut Optik, Sekolah Aerospace, Institut Teknologi Harbin, menjelaskan bahwa cahaya satelit mirip dengan cahaya seperti senja, jadi itu tidak mempengaruhi rutinitas hewan.(yant)

Sumber: en.people.cn

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular