Erabaru.net. Cristito Quimado, seorang pengumpul sampah berusia 51 tahun dari Philipina, dan ayah dari empat orang anak membuktikan bahwa, seorang ayah tetap bisa menjadi ayah yang baik bahkan jika ia memiliki sedikit atau tidak punya uang. Dengan kerja keras dan tekad, pengumpul sampah ini mampu mendukung putrinya untuk lulus dengan gelar sarjana!

Di negara berkembang seperti Philipina, memiliki sarana untuk mempertahankan pendidikan anak-anak sampai mereka lulus dari perguruan tinggi atau universitas tidaklah mudah, terutama dengan gaji yang hampir tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari keluarga.

Ayah berusia 51 tahun yang pekerja keras itu bangun pagi-pagi sekali. Setiap hari, dia perlu persiapan jam 3 pagi dan mulai bekerja jam 4 pagi. Selama dua dekade, ini telah menjadi rutinitas sehari-hari Cristito, mengumpulkan sampah kota mereka adalah bagaimana dia menghasilkan roti dan mentega untuk keluarga besar mereka.

“Pekerjaan saya tidak mudah, saya menangani semua jenis limbah… saya selalu mendapat goresan dari pecahan kaca .” Cristito menceritakan kesulitan yang ia alami setiap hari dalam sebuah film dokumenter. “Saya melakukannya untuk keluarga saya, untuk anak-anak saya.”

Dari mengumpulkan sampah dan limbah penduduk kota, Cristito hampir menghasilkan kurang lebih 10 dollar (sekitar 150 ribu rupiah) per hari. Meskipun penghasilannya kasar, Cristito mampu memprioritaskan menyimpan sebagian dari penghasilannya untuk pendidikan keempat anaknya.

“Pendidikan adalah satu-satunya hal yang dapat saya tinggalkan bagi anak-anak saya.” Ayah pekerja keras tidak dapat menahan air matanya karena ia mengungkapkan keinginannya yang kuat untuk mendukung pendidikan anak-anaknya.

Anak perempuan Cristito, yang kini memiliki gelar Sarjana Sains dalam bidang Gizi dan Teknologi Pangan, mengungkapkan betapa bangganya dia dengan ayahnya. Dia juga berbagi masa-masa sulit yang mereka miliki. Dia mengakui bahwa ada saat-saat dia akan pergi ke sekolah tanpa uang saku, karena meskipun bekerja keras, uang mereka tidak cukup untuk menghidupi keluarga besar mereka.

“Saya bangga padanya karena dia bisa mengirim saya ke perguruan tinggi.”

“Sangat sulit memiliki keluarga besar, tetapi saya berusaha untuk mereka. Ada kalanya kita tidak punya uang untuk makanan … ” Cristito menceritakan bahwa ada hari-hari ketika uang sulit diperoleh.

“Saya berterima kasih kepada Tuhan karena telah memberi saya ayah saya, dia memiliki pekerjaan yang mulia. Tidak apa-apa meskipun penghasilannya kecil, setidaknya dia tidak melakukan sesuatu yang tidak melanggar. “

Tidak terpengaruh oleh kesulitan keuangan mereka, putri Cristito benar-benar bersyukur bahwa Tuhan memberkati dia dengan ayah pekerja keras seperti dia. Dia bangga dengan nilai-nilai dan karakter mengagumkan yang dimiliki ayahnya dan telah ditanamkan kepada mereka.

“Ketika orang bertanya apa pekerjaan saya, putri saya akan selalu mengatakan pada mereka bahwa saya adalah pengumpul sampah. Dia tidak malu dengan apa yang saya lakukan. ” Ini sangat berarti bagi Cristito bahwa putrinya bangga padanya dan pekerjaannya mengumpulkan sampah. Bahkan, ketika orang bertanya kepada putrinya apa pekerjaannya, dia menjawab mereka dengan kepala terangkat tinggi.

“Aku ingin membawamu ke restoran yang bagus, aku ingin membelikan pakaian bagus untuk dipakai. Saya tidak sabar untuk mulai bekerja sehingga saya dapat membantu dalam mendukung pelajaran saudara-saudara saya juga. ” Putrinya membagi aspirasinya untuk dapat memperlakukan dan memanjakan ayah yang berdedikasi. “Terima kasih sudah selalu bersama kami. Aku cinta kamu.”

“Sebagai seorang ayah, Anda akan melakukan segalanya hanya untuk mendukung kebutuhan keluarga Anda. Anda dapat menanggung segala jenis pekerjaan selama tidak terlarang [untuk keluarga Anda]. ” Cristito juga menceritakan bahwa ia tidak akan berhenti mengumpulkan sampah sampai semua anak-anaknya lulus kuliah.

Kisah Cristito membuktikan betapa menantang peran sebagai ayah. Tetapi tidak peduli betapa sulitnya untuk memenuhi semua tugas mereka, cinta seorang ayah akan selalu siap untuk menanggung pengorbanan yang mereka perlu buat demi keluarga mereka. Angkat topi ke semua bapak yang bekerja keras dan berdedikasi di seluruh dunia!

Saksikan kisah inspiratif Cristito dalam video, seorang pengumpul sampah yang tidak membiarkan perjuangan keuangannya menghentikannya untuk mendukung pendidikan anak-anaknya. Sungguh cinta seorang ayah luar biasa! (rpg)

Video Rekomendasi

Share

Video Popular