Pejabat Tiongkok sedang melacak beberapa wabah penyakit menular yang kebanyakan menyerang anak-anak.

Wabah penyakit norovirus baru-baru ini ditemukan di Beijing, dengan puluhan anak-anak yang terinfeksi dalam seminggu terakhir saja. Sementara itu, penyakit tangan, kaki, dan mulut (HFMD) telah menyebar ke seluruh Provinsi Anhui yang terletak di Tiongkok timur pada bulan September, menginfeksi hampir 10.000 orang.

Beijing mencatat 22 kasus infeksi norovirus pekan lalu, termasuk 13 anak di taman kanak-kanak, delapan di sekolah dasar, dan satu di sekolah menengah, menurut sebuah pemberitahuan oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Beijing pada 30 Oktober. Angka ini secara signifikan lebih tinggi. dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan juga peningkatan dari jumlah infeksi pada minggu sebelumnya.
Norovirus adalah salah satu virus RNA rantai tunggal yang terdiri dari virus Norwalk, yang dapat menyebabkan gastroenteritis (radang lambung dan usus) akut pada manusia

Norovirus sangat menular dan merupakan penyebab paling umum gastroenteritis, atau flu perut. Gejalanya adalah diare, muntah, sakit perut, demam, dan sakit kepala. Infeksi biasanya berkembang 12 hingga 48 jam setelah terserang, dan pasien biasanya sembuh dalam satu hingga tiga hari. Penyakit ini terutama menyebar melalui kontak dengan orang yang terinfeksi atau mengkonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi.

Pusat pengendalian penyakit Beijing mengatakan bahwa berdasarkan data historis, periode antara Oktober dan November adalah musim puncak untuk infeksi norovirus di Beijing. Diperkirakan bahwa lebih banyak kasus norovirus akan dilaporkan dalam beberapa minggu mendatang.

Norovirus memiliki tingkat mutasi yang cepat. Sering menyebabkan wabah di tempat-tempat ramai seperti pusat penitipan anak, sekolah, rumah sakit, dan panti jompo. Saat ini tidak ada vaksin untuk melindungi terhadap penyakit tersebut; pencegahan melibatkan mencuci tangan yang tepat dan disinfeksi permukaan yang terkontaminasi.

HFMD MENYEBAR DI PROVINSI ANHUI

Pada 29 Oktober, Komisi Kesehatan dan Keluarga Berencana Provinsi Anhui telah mengeluarkan laporan tentang penyakit-penyakit menular pada bulan September. Wabah yang paling sering terjadi adalah penyakit tangan, kaki, dan mulut, penyakit diare yang menular, dan flu. Ada 9.960 kasus HFMD pada bulan September.

HFMD adalah penyakit menular yang disebabkan oleh sekelompok virus, paling sering oleh Coxsackievirus A16. Gejala umum adalah demam, mual, muntah, kelelahan, dan kehilangan nafsu makan. Bayi dan balita sangat rentan dan dapat mengembangkan lepuh atau benjolan di tangan, kaki, dan mulut.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok memiliki tingkat kejadian HFMD tinggi setiap tahun. Portal berita Tiongkok Sina melaporkan awal tahun ini bahwa total kasus HFMD di Provinsi Henan di Tiongkok tengah mencapai 1.716 pada bulan Maret dan 1.500 kasus antara 1 April dan 8 April, peningkatan yang signifikan selama periode yang sama tahun lalu.

Salah satu wabah paling serius terjadi pada Maret 2009, ketika Kementerian Kesehatan Tiongkok melaporkan 41.846 kasus HFMD di 30 provinsi dan wilayah. Delapan belas meninggal sebagai hasilnya, dengan 94 dalam kondisi kritis. Para netizen menduga jumlah korban sebenarnya mungkin sudah ratusan. Pada saat itu, pihak berwenang setempat, yang takut publisitas buruk, gagal melaporkan epidemi tersebut, menyebabkan penyakit menyebar lebih jauh.

Para netizen telah mengkritik pihak berwenang karena gagal bertindak lebih cepat untuk menahan penyakit tersebut, di samping menyensor informasi online tentang penyebaran epidemi tersebut. (ran)

Rekomendasi video:

Siswa siswa SMA di Tiongkok Mencoba Bunuh Diri, Gegara Wabah TBC yang Diabaikan

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds