Erabaru.net. Belum lama ini sebuah Video dibagikan di halaman Facebook Silvana Andrade, sebuah organisasi kesejahteraan hewan, memperlihatkan burung condor bernama Sayani berdiri di atas batu, membentangkan sayapnya yang megah setelah berada di pusat penyelamatkan hewan selama lebih dari setahun.

Sayani ditemukan dalam kondisi setengah sekarat pada Desember 2012 setelah diracun di Catamarca, Argentina. Dan dia bukan satu-satunya condor yang hampir mati karena keracunan. Ini karena petani di daerah pertanian menyemprotkan racun untuk menghindari hama dari merusak tanaman atau hasil yang dipanen.

Dengan bantuan polisi dan pemerintah setempat, Sayani dikirim ke Kebun Binatang Buenos Aires untuk perawatan dan dirawat selama lebih dari setahun. Akhirnya, 16 bulan setelah penemuan itu, burung itu cukup sehat untuk kembali dengan bebas.

Pada 28 Maret 2014, penjaga Sayani berkumpul di gunung di Catamarca dengan Sayani untuk membebaskannya. (rpg)

Sumber: BLesINSPIRADOR, erabaru.my

Video Rekomendasi

Share

Video Popular