Erabaru.net. Kita semua sudah tahu dampak stres pada kesehatan dan kesejahteraan hidup kita. Para peneliti percaya bahwa dalam jangka panjang, efek stres dapat terakumulasi di area tertentu dari tubuh kita dan kita sering salah memberikan perawatan. Jadi, kami akan berbagi dengan Anda kesalahan yang sering terjadi ketika menghadapai stres.

1. Leher dan bahu

(Foto: © Shutterstock.com)

Stres bisa menyebabkan ketegangan pada otot leher dan bahu. Ketika kita depresi, kita secara otomatis mengangkat kedua bahu dan gerakan ini benar-benar mengencangkan otot leher dan bahu dan akhirnya, kita akan merasa lebih sakit.

2. Kepala

(Foto: © Depositphotos.com)

Ketika kita depresi, kita sering mengalami sakit kepala dan migrain. Ini adalah hasil dari tubuh yang melepaskan bahan kimia selama stres. Bahan kimia tersebut akan mempengaruhi saraf dan pembuluh darah di otak yang menyebabkan sakit kepala.

3. Perut

(Foto: © Depositphotos.com)

Perut kita akan merespon dengan cepat terhadap kesehatan mental. Stres juga mampu mempengaruhi fungsi perut dan komposisi mikroba di perut. Stres juga bisa menyebabkan tubuh memproduksi asam pencernaan yang menyebabkan mulas.

4. Punggung

(Foto: © Depositphotos.com)

Para ilmuwan percaya bahwa kita sering mengalami sakit punggung, sama seperti sakit kepala. Ketika kita depresi, rutinitas, perilaku – cara berbicara, tidur, duduk akan mempengaruhi otot-otot tulang belakang. Ketika menjadi tegang, kita akan merasakan sakit di punggung bawah tubuh.

5. Rahang

(Foto: © Depositphotos.com)

Apakah ada orang lain yang menegur Anda menggeretakkan gigi satu sama lain? Itu semua datang dari stres. Otot-otot utama rahang adalah otot-otot masseter yang mengalami ketegangan dan memaksa gerakan untuk berpindah dari satu sisi ke sisi lain yang menyebabkan gesekan gigi terjadi.

6. Kulit

(Foto: © Depositphotos.com)

Saat mengalami stres, tubuh melepaskan hormon stres yang membuat kulit kita sensitif. Hormon juga akan mengaktifkan kelenjar kulit yang menyebabkannya menghasilkan minyak berlebih dan menyumbat pori-pori yang pada gilirannya menghasilkan jerawat dan masalah kulit lainnya.

7. Pankreas

(Foto: © Depositphotos.com)

Dalam stres kronis, tubuh dapat mengirim pesan ke pankreas untuk memproduksi insulin yang berlebihan daripada yang diperlukan. Pruduk insulin yang berlebihan ini akan merusak pembuluh darah, mengakibatkan peningkatan berat badan dan risiko diabetes.

8. Sendi, tulang dan otot

(Foto: © Depositphotos.com)

Rasa sakit di bagian ini juga bisa karena stres. Studi menunjukkan bahwa ada hubungan antara gejala depresi dengan rasa sakit di seluruh tubuh. Dokter hari ini menganggap serius depresi, jadi segera temui para ahli.

9. Jantung

(Foto: © Depositphotos.com)

Stres akibat cedera ’emosional’ juga meningkatkan tekanan darah dan dapat memengaruhi jantung. Banyak penyakit jantung juga disebabkan oleh stres. Tekanan dalam jangka panjang dapat mengubah detak jantung berikutnya yang mengarah ke stroke dan serangan jantung.

10. Sistem imun

(Foto: © Depositphotos.com)

Sistem kekebalan tubuh dapat membantu tubuh melawan virus dan bakteri. Ketika kita depresi, tubuh melepaskan bahan kimia yang mengganggu sistem kekebalan tubuh – mengurangi tingkat limfosit dalam tetesan darah. Singkatnya, itu menyebabkan kita menjadi rentan terhadap penyakit.

Jadi, jika Anda berada di bawah tekanan, Anda disarankan untuk:

Meditasi – Ini membantu tubuh merasa lebih rileks dan mengurangi ketegangan selain memperbaiki saluran pernapasan. Pergi ke tempat yang tenang dan fokuslah pada diri sendiri.

Urutan – Urutan profesional yang relatif sederhana juga dapat mengurangi dan menghilangkan ketegangan fisik yang Anda alami.

Latihan – Melalui itu, tubuh akan melepaskan endorfin – hormon bahagia, selama aktivitas fisik.

Kunjungi para ahli – Dapatkan saran dan perawatan ahli jika Anda tidak mampu mengatasinya (fisik atau mental) tekan diri Anda sendiri.(yant)

Sumber: Erabaru.com.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular