Oleh :  Epoch Times Staff

Erabaru.net. Menara Yellow Crane atau menara bangau kuning adalah salah satu dari empat menara besar di Tiongkok.

Menara ini berdiri di tepi Sungai Yangtze dan menghadap Kota Wuhan di Provinsi Hubei.

Banyak penyair terkenal termasuk Cui Hao dan Li Bai, telah menulis puisi terkenal tentang menara itu.

Legenda mengatakan bahwa menara itu dibangun untuk menghormati seorang pertapa Tao.

Pada zaman kuno, ada seorang pria bernama Xin yang mengelola kedai kecil.

Suatu hari, seorang pria dengan pakaian compang-camping datang dan memintanya semangkuk anggur.

“The Yellow Crane Tower” oleh pelukis anonim dari Dinasti Ming. (domain publik)


Mr. Xin tidak memandang rendah laki-laki itu karena penampilannya. Bahkan dia menawari pria tampang miskin itu dengan semangkuk besar minuman secara gratis.

Kemudian enam bulan berikutnya, pria itu datang setiap hari dan kembali meminta minuman. Mr. Xin melayaninya setiap kali dengan senang hati.

Suatu hari, pria itu berkata kepada Mr. Xin, “Saya berutang banyak uang untuk anggur, tetapi saya tidak punya uang membayarnya.”

Pria ini kemudian mengambil sepotong kulit jeruk dari keranjang yang dibawanya dan menggambar sebuah gambar bangau di dinding.

“Tepuk tangan saja ketika ada tamu di sini, dan bangau akan menari,” kata pria itu.

Dia kemudian bertepuk tangan dan bernyanyi sembari menunjukkanya. Bangau di dalam lukisan itu pun keluar dari dinding serta menari mengikuti irama.

Seiring waktu, kedai minuman Xin menjadi terkenal karena bangau menari.

Banyak pengunjung datang untuk menyaksikan keajaiban itu, dan Mr. Xin mendapatkan banyak uang.

Suatu hari, pria itu kembali lagi dengan pakaian masih compang-camping.

Mr Xin mengucapkan terima kasih dan menawarkan bantuan selama sisa hidupnya.

Pria itu tersenyum dan berkata, “Bukan karena itu saya datang ke sini.”

Lalu pria berpakaian lusuh itu mengeluarkan serulingnya dengan memainkan beberapa langgam.

Saat pria itu memainkan lagunya, awan turun dari atas, dan bangau itu keluar dari dinding dan terbang menuju awan. Pria itu lalu menaiki punggung bangau dan terbang ke arah langit.

Mr. Xin sangat berterima kasih kepada lelaki itu, yang dia yakini sebagai seorang pertapa Tao.

Sebagai ucapan terima kasih, Mr. Xin membangun sebuah menara di lokasi tempat pria dan bangau itu terbang. Hingga kemudian diberi nama Menara Yellow Crane. (asr)

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds