- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Pesawat Tanpa Jendela Akan Memberi Penumpang Pemandangan Langit yang Indah

Erabaru.net. Sejak perjalanan udara diciptakan, orang-orang telah berebut tempat duduk dekat jendela. Tidak lagi! Center for Process Innovation, sebuah perusahaan teknologi dan riset Inggris, menciptakan perjalanan udara masa depan !

Pesawat futuristik sebenarnya tidak akan berjendela. Sebaliknya, seluruh panjang pesawat akan tercakup dalam layar sentuh OLED. Pada dasarnya memberikan semua orang di kursi pesawat jendela virtual!

Dalam waktu 10 hingga 15 tahun, pesawat-pesawat ini semoga bisa menjadi kenyataan!

[1]

Layar sentuh dengan dihubungkan ke kamera yang ditempatkan di seluruh bagian luar pesawat. Ini memungkinkan layar untuk menampilkan pandangan realistis tentang apa yang terjadi di luar pesawat.

Jika Anda bosan melihat langit, Anda dapat mengubah jendela virtual menjadi sistem hiburan juga.

[2]

Tidak akrab dengan teknologi layar sentuh OLED? OLED adalah singkatan dari organic light-emitting diode. Ini berarti bahwa ada film yang terdiri dari senyawa organik yang mampu memproyeksikan cahaya sebagai reaksi terhadap arus listrik.

Mungkin terdengar ilmiah, tetapi teknologi ini saat ini digunakan di televisi, tablet, ponsel, dan monitor komputer. Pada saat pesawat-pesawat ini benar-benar diproduksi. kemungkinan besar akan ada layar yang lebih canggih di pasar.

[3]

Dengan seluruh dinding pesawat yang penuh dengan layar, penumpang bisa melihat pemandangan di sekitar mereka dan tidak perlu khawatir mendapatkan kursi yang bagus lagi.

Mereka mengatakan proyeksi di layar akan mencerminkan dunia nyata di luar, saya yakin teknologi baru ini akan menggairahkan beberapa ahli teori konspirasi.

[4]

Konsep baru yang keren ini bukan tanpa kekurangan. Banyak orang mengemukakan kekhawatiran bahwa jumlah cahaya yang disebabkan oleh semua layar dapat menyebabkan ketidaknyamanan beberapa penumpang.

Anda dapat menonton video di atas untuk mempelajari lebih lanjut tentang transportasi masa depan! (rpg)

Sumber: Higherperspectives

Video Rekomendasi: