Tuhan dalam ajaran Agama Timur Taoisme adalah Dewata, yang dihormati dengan sebutan “Yu Huang Da Di (dibaca: yü huang ta ti = Kaisar Giok Yang Agung). Huang Di (dibacaL: huang ti = Kaisar Huang / the Yellow Emperor) mengajarkan ‘Jalan Medis (Yi Dao)’ kepada Lei Gong, dengan harus menjalankan ritual “sumpah menyayat lengan (hingga) meneteskan darah.”

Huang Di dalam doanya mengatakan: “Hari ini cuaca cerah, mengajarkan ilmu ini dengan meneteskan darah, barang siapa yang berani melanggar sumpah, akan menerima ganjarannya.” Huang Di membawa muridnya Lei Gong menyayat lengan meneteskan darah untuk diambil sumpahnya, jika berani melanggar, akan dihukum oleh Langit.

“Jalan Medis” dari Huang Di yang diwariskan pada muridnya antara lain ada “tabib dewa” Bian Que (dibaca: Pièn Jüé, di zaman Periode Chunqiu / Musim Semi & Gugur, 2400 tahun silam) dan Hua Tuo (di zaman Dinasti Han Timur, 1800 tahun silam), mereka memiliki kemampuan: melihat tembus ke dalam tubuh manusia, mampu melakukan operasi membedah perut untuk membersihkan usus dan membedah dada untuk membersihkan sum-sum.

Sejak zaman Dinasti Sui (abad ke 6 – 7) dan Dinasti Tang (abad ke 6 – 10), pemerintah mendirikan Institut Kedokteran Negara (Tai Yi Shu) yang mengajarkan “Huang Di Nei Jing” dan berbagai kitab kedokteran lainnya, itulah masa paling jaya dalam ilmu kedokteran Tiongkok kuno.

 Para praktisi medis PTT setelah abad ke 6 (Dinasti Sui) itu sangat respek terhadap kitab “Huang Di Nei Jing” ini sebagai kitab suci kedokteran, merupakan kitab yang sangat agung, dengan selalu berpedoman pada prinsip pengobatannya dan menyebarkannya, tanpa berani mengubahnya sedikit pun.

Kesimpulan

Ilmu kedokteran arus utama saat ini adalah ilmu Pengobatan Barat Modern (PBM), beberapa dekade terakhir ini ilmu PBM memang mengalami perkembangan pesat, seperti dalam hal obat-obatan, vaksin, teknik operasi, perlengkapan medis di ruang ICU dan lain-lain.

Namun PBM juga menghadapi suatu hambatan yang sangat besar, seperti hipertensi, diabetes, insomnia, depresi dan berbagai penyakit lainnya yang tidak bisa diobati sampai ke akarnya, mungkin masalahnya terletak pada PBM hanya meneliti “intisari” yang memiliki wujud, dan belum mampu meneliti yang tak berwujud seperti “Qi” dan juga “Shen”.

PTT bersumber dari “Huang Di Nei Jing” 5.000 tahun silam, masa kejayaannya telah berlalu, disaat ini PTT (terutama di daratan Tiongkok) berada dalam kondisi “ilmu pengobatan Tiongkok dan Barat dipadukan”.

Dikarenakan perbedaan latar belakang waktu dan dimensi yang sangat besar, maka masyarakat modern sudah sangat sulit memahami “Huang Di Nei Jing.” Sebenarnya nenek moyang dari ilmu kedokteran energi (Qi) adalah kitab “Huang Di Nei Jing” juga, ilmu PTT klasik yang sangat kaya dan berharga ini menantikan masyarakat modern untuk menggalinya lebih dalam lagi. (SUD/WHS/asr)

Share

Video Popular