Erabaru.net. Di suatu desa, hiduplah seorang bijak yang sudah tua, dikatakan bahwa orang bijak ini sangat bijak dan berpengetahuan sangat luas, dia bisa membantu orang lain memecahkan masalah kehidupan, dan menemukan jawaban atas segala pertanyaan dalam kehidupan.

Namanya begitu terkenal, dan sampailah kabar dirinya di telinga seorang pria yang merasa hidupnya selalu dipenuhi masalah. Maka pada suatu hari, berangkatlah pria itu, menuju ke tempat si orang bijak.

Ilustrasi. Kredit: youtube.com

Ternyata rumah orang bijak itu begitu megah dan luas. Setelah memasuki gerbang, tembok-tembok di dalam rumahnya dipenuhi dengan ornamen-ornamen yang sangat indah, bangunan utamanya dikelilingi oleh kebun yang sangat luas, di kebun itu terdapat beragam bunga yang indah berwarna-warni, serta pohon-pohon yang tampak terawat dengan baik, beberapa ekor burung juga terus bernyanyi di sekitar pohon, menambah keasrian lingkungan di sana.

Pria ini hanya melihat sekilas karena buru-buru ingin mendapatkan jawaban atas pertanyaannya, dan kemudian memasuki bangunan utama, di dalam bangunan dia bertemu dengan si orang tua bijak.

Pria itu langsung bercerita bahwa dia merasa hidupnya selalu dipenuhi dengan masalah dan keburukan, dia kemudian bertanya bagaimana cara agar bisa hidup bahagia.

Orang tua tersebut menyuruhnya untuk duduk dan menunggu sebentar, kemudian dia pergi, lalu kembali lagi dengan sebuah sendok dan botol tinta.

Dia berkata, “Nah, mau tahu bagaimana caranya untuk bisa bahagia” Orang bijak itu kemudian menuangkan tinta ke atas ceruk sendok hingga penuh, lalu kemudian berkata lagi, “Bawalah sendok dengan tinta ini, dan berkelilinglah ke seluruh rumah saya, teruslah berkeliling selama setengah jam, lalu kemudian kembalilah kesini!”
Pria itu kemudian mengikuti apa yang dikatakan oleh si orang bijak.

Ilustrasi. Kredit: crateandbarrel.com

Setelah setengah jam berkeliling, kembalilah dia ke ruang tempat si orang bijak menunggunya.

“Kamu sudah berkeliling?” Tanya si orang bijak.

“Sudah” Jawabnya.

“Apa yang kamu lihat?” Tanyanya lagi.

“Saya… tidak melihat apa-apa, saya lupa.”

“Di sekeliling rumah saya ada begitu banyak hiasan yang indah, bunga warna-warni yang indah, serta berbagai barang lain, kamu tidak melihat semua itu?”

“Rasanya saya melihat semua itu, tapi saya lupa, saya hanya melihat sekilas.”

Orang itu lalu berkata, “Kamu tidak melihat sekeliling, karena kamu terlalu fokus pada sendok yang kamu bawa, dan kamu takut kalau-kalau tinta di sendok itu akan tumpah. Nah, seperti itulah hidup yang kamu jalani, sesungguhnya ada banyak hal indah di dalam hidupmu, namun kamu tidak pernah benar-benar memperhatikannya.”

Dalam hidup, sebetulnya kita telah dianugerahi sangat banyak hal yang baik, namun seringkali kita “lupa” untuk melihat itu semua, dan malah fokus pada penderitaan yang kita alami. Itulah sebabnya ada ungkapan yang dulu pernah cukup sering terdengar, yakni “Jangan lupa bahagia!” Yang artinya, Anda tidak akan bisa bahagia, selama Anda masih lupa untuk bahagia.

Jadi, jangan lupa untuk bahagia! (an/jul)

Sumber: pencerahansejati.com

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular