Erabaru.net. Dalam beberapa tahun terakhir, kasus kanker payudara semakin meningkat. Banyak anak perempuan mengalami gejala hiperplasia payudara yakni penyakit payudara yang disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari jaringannya.

Sebagian besar orang memiliki kesalahpahaman tentang kanker payudara. Pada kesempatan ini, mari kita bedah sejenak tentang kanker payudara.

Pertama-tama, apakah kanker payudara hanya akan menimpa kaum wanita? Tentu saja tidak, kaum pria juga bisa terkena kanker payudara.

Patogenesis kanker payudara itu sangat kompleks dan rumit, memiliki hubungan dengan genetika, tingkat estrogen, lingkungan dan faktor-faktor lainnya.

Sejauh ini, saya telah menangani 3 pasien kanker payudara laki-laki yang sudah memasuki stadium akhir, mungkin mereka berpikir kaum pria mustahil akan menderita kanker payudara.

Sebagai laki-laki, jika Anda merasa payudara Anda membesar secara abnormal dan disertai dengan indurasi (keadaan kulit yang keras, tebal dan menonjol), dihimbau jangan merasa malu dan sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Cara memeriksa sendiri apakah payudara sehat atau tidak untuk wanita. Metodenya sangat sederhana, pertama lihat dan sentuh disertai sedikit tekanan lembut.

Melihat di sini bukan asal lihat, demikian juga dengan menyentuh, bukan asal sentuh, tetapi ada caranya.

1. Melihat

Anda dapat melakukan ini kapan saja, namun sebaiknya dilakukan ketika haid telah berlalu dan payudara Anda tidak terasa sensitif dan membengkak seperti sebelumnya. Cobalah melakukannya setiap bulan pada tanggal yang kurang lebih sama.

Berdirilah atau duduklah di depan cermin tanpa mengenakan bra atau pakaian dalam. Angkat lalu turunkan kedua lengan Anda.

Pantau perubahan terhadap ukuran, bentuk, sensitivitas, dan penampilan jaringan payudara Anda, termasuk :

  • Kulit payudara tertekuk atau berkerut, menyerupai kulit jeruk (juga dikenal sebagai peau d’orange)
  • Warna kemerahan yang baru terlihat, atau ruam bersisik
  • Pembengkakan atau peningkatan sensitivitas payudara yang tidak biasa
  • Perubahan pada puting, seperti penyusutan ke dalam, gatal, atau kemerahan
  • Cairan dari puting, yang bisa berdarah, bening, atau berwarna kuning

2. Sentuh dengan tangan

Cara pemeriksaan dengan tangan, bukan hanya harus memperhatikan urutan, tapi juga teknik menyentuhnya.

Banyak kaum wanita punya kesadaran tentang kesehatan, tetapi jika metodenya keliru, tetap saja tidak akan berefek dalam pemantauan penyakit.
Lebih dari 60% kanker payudara terjadi di kuadran atas bagian lateral, umumnya, urutan yang kita ikuti ketika menyentuh payudara adalah bagian luar atas – luar bawah – dalam bawah – dalam atas, dan terakhir bagian ketiak dan puting.

Lakukan dengan sentuhan lembut ketika Anda menyentuhnya. Saat melakukan pemeriksaan, tekan dengan tiga jari tangan dan dua ruas pertama telapak tangan karena paling sensitif. Anda dapat mencobanya pada objek lain terlebih dahulu. Tekan turun naik seperti gelombang dengan tiga jari tangan.

Benjolan di payudara memiliki tekstur berbentuk bulat dan agak keras, kalau ditekan tidak bergeser dan tidak menimbulkan rasa sakit. Kebanyakan orang mengira bahwa benjolan tersebut adalah tumor atau kanker.

Benjolan di payudara dapat disebabkan karena jaringan kelenjar getah bening yang ada di payudara mengalami peradangan sehingga kelenjar getah bening menjadi besar dan terlihat seperti benjolan kecil di payudara.

Benjolan di payudara dapat berupa tumor jinak atau tumor ganas (kanker). Benjolan di payudara harus diwaspadai apabila benjolan tersebut tumbuh membesar secara cepat, keras dan menimbulkan rasa sakit.

Konsultasikan dengan dokter Anda untuk memperoleh diagnosis. Anda tidak dapat mendiagnosis kanker payudara di rumah. Sebelum Anda terlalu khawatir atau resah, cari jawaban yang Anda butuhkan untuk membuat keputusan yang tepat.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular