- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Karyawan Senior yang Sudah Setengah Tahun Meninggalkan Perusahaan Ini Tiba-tiba Menerima Transfer 100 Juta Rupiah dari Bosnya

Erabaru.net. Sebuah perusahaan, jika ingin memiliki perkembangan jangka panjang, tidak dapat dipisahkan dari orang-orang berbakat di dalamnya.

Banyak bos perusahaan mengeluhkan langkanya mencari karyawan berkualitas, sementara di sisi lain mereka tidak mau berinvestasi terlalu banyak untuk karyawan berkualitas.

Pemimpin dari perusahaan-perusahaan yang tumbuh besar dan kuat pasti mengutamakan karyawan yang bertalenta, mereka bersedia memberi gaji yang tinggi dan insentif yang tinggi.

[1]

Untuk menemukan karyawan yang loyal dan bekerja keras demi perusahaan sekarang adalah sesuatu yang langka, tetapi selama karyawan diberi perhatian yang cukup, mereka juga akan berpikir untuk perusahaan dan pimpinannya..

Huang sekarang berusia 45 tahun, ia adalah seorang insinyur di pabrik produksi cat. Dia sudah ikut bosnya sampai sekarang sejak usia 20 tahun.

Untuk mengembangkan potensinya ketika itu, bosnya mengirim Huang ke kota untuk magang selama beberapa tahun. Sekarang dia adalah ahli di bidang produksi cat, formula yang keluar dari tangannya selalu paling stabil, dan sangat jarang ada masalah pada kualitas.

Perhatian bos kepadanya tidak pernah berubah, bukan hanya selalu membawanya ke berbagai konferensi industri, tetapi juga sering memberinya bonus, dan Huang juga berencana bekerja dengan bosnya sampai pensiun.

Pagi itu, saat Huang sedang sibuk bekerja, tiba-tiba mendapat kabar dari putranya, menceritakan bahwa ibu mengalami kecelakaan dan sedang dilakukan upaya penyelamatan di rumah sakit.

Huang pun menjadi panik dan mengajukan pengunduran diri untuk pulang ke kampung merawat istrinya.

“Pak Huang jangan panik dulu, begini saja, saya akan memberi cuti dulu selama dua minggu, kamu pulang dulu dan lihat kondisinya. Jika memang tidak bisa meninggalkan istrimu, kamu baru ajukan pengunduran diri. Saya akan menyuruh akuntan untuk memberi dulu gajimu bulan ini,”kata bosnya.

[2]

Huang sangat terharu mendengar ucapan bosnya. “Terima kasih atas perhatian Anda selama ini. Saya tidak akan pernah lupa dengan budi baik Anda. Jika istri saya baik-baik saja, saya pasti akan kembali lagi secepatnya dan terus mengabdi pada Anda,” kata Huang.

Sesampainya di rumah, dokter mengatakan kepada Huang bahwa kondisi istrinya cukup memprihatinkan, harus diamputasi untuk menyelamatkan nyawanya.

Dengan rasa sedih Huang terpaksa menerima saran dokter. Setelah operasi, Huang harus mengurus semua keperluan istrinya.

Tanpa terasa, setengah tahun pun berlalu, dan pada hari ke-3 Imlek, Huang tiba-tiba menerima sebuah pesan pendek, mengatakan bahwa seseorang telah mentransfer uang 100 juta rupiah ke rekeningnya.

Saat Huang masih termangu, teleponnya berdering, ternyata telepon dari bosnya.

“Pak Huang, baru saja saya mentransfer 100 juta rupiah untukmu 50 juta adalah bonu tahun ini, sisanya adalah uang simpatik dari pabrik, semoga istrimu segera sembuh,” kata bosnya dari ujung telepon.

Dalam enam bulan terakhir, Huang telah menghabiskan cukup banyak uang untuk biaya pengobatan istrinya, dan uang 100 juta dari bosnya itu bagaikan air yang membasahi kerongkongannya yang kering.

“Terima kasih pak, nanti setelah kondisi istri saya stabil, saya akan segera kembali ke pabrik. Keberuntungan terbesar dalam hidup saya adalah bertemu dan memiliki seorang pemimpin seperti bapak ! “

Ada beberapa perusahaan yang selalu meminta kerja lembur, dan tidak membayar uang lembur.

[3]

Tentu saja, karyawan mengeluh, dan fenomena keluarnya karyawan bertalenta dari perusahaan seperti itu juga cukup serius.

Meskipun orang-orang seperti bosnya Huang itu adalah sangat jarang, namun, orang-orang seperti ini yang justru akan mencapai prestasi/hasil yang lebih besar.

Jika setiap bos menganggap masalah karyawan sebagai masalahnya juga, maka karyawan akan tetap setia kepada perusahaan ? ?

Bagaimana menurut teman-teman, setujukah dengan tindakan bos Huang ? Maukah Anda bekerja dengan bos seperti itu?(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi: